Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akulah Tawang

R
Penulis: Redaksi❯
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Akulah Tawang


Advertisement

Puisi Karya Masuki M Astro 

Marah, rasa sedih, kesal selalu datang, saat kesadaranku melayang

Aku terlena dan hanyut pada kesadaran bahwa semua rasa itu adalah diriku

Advertisement

Di sepi hening aku terantuk pada kesadaran bahwa semua rasa itu bukan diriku

Aku adalah tawang yang tidak pernah terganggu oleh hilir mudik awan mengawang

Aku tidak terpengaruh oleh ada tidaknya lintang atau baskara yang membuat keadaan tidak bisa terawang

Advertisement

Akulah tawang, sekaligus keberadaan, yang menjadi penyaksi atas semua keadaan yang hanya lalu lalang

Duduk, duduklah sebagai tawang, dengan keluasan tak bertepi, tak berujung, tapi lapang

Tawang, selamanya bertahta pada penerimaan atas segala sesuatu secara apa adanya

Akulah tawang, melayang tak bertiang

Baca Juga: Si Mbah

Kaulah Tawang, kitalah tawang yang gumawang

Bondowoso, 21 Juli 2025


BIODATA SINGKAT: Masuki M. Astro, akrab disapa Cak Uki, adalah redaktur senior LKBN ANTARA, asal Pamekasan, Madura, kini tinggal di Bondowoso

Advertisement
Editor : Nur Wachid
Sumber : Radar Lawu

Artikel Terkait

Ditendang Malaikat

Ditendang Malaikat

Cerpen Ditendang Malaikat karya Masuki M Astro, redaktur senior LKBN Antara asal Bondowoso, Jawa Timur.

Mahiru, Aida, dan Seni Menyimpan Luka dengan Anggun

Mahiru, Aida, dan Seni Menyimpan Luka dengan Anggun

Esai berjudul Mahiru, Aida, dan Seni Menyimpan Luka dengan Anggun, karya Iffatun Nafisah, pendidik, alumni PBSI FKIP Unej.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer