Jawa Pos Radar Lawu - Konser Lentera Festival diadakan di Pasar Kemis, Tangerang pada hari Minggu (23//6/2024) berakhir ricuh bahkan penonton sampai membakar panggung utama.
Beberapa pihak seperti vendor dan penonton dirugikan lantaran konser yang katanya akan menampilkan penampilan dari penyanyi-penyanyi lagu koplo Jawa yang terkenal.
Konser NDX AKA dan Guyon Waton berakhir batal dengan alasan panitia tidak mampu membayar administrasi bintang tamu tersebut karena uang yang seharusnya untuk membayar artis malah dibawa kabur oleh ketua panitia konser.
Selain beberapa pihak-pihak itu, Universitas Yatsi Madani (UYM) harus terkena imbas dari insiden yang terjadi di Tangerang itu.
Usut punya usut, ketua dari konser Lentera Festival dengan nama Muhammad Dian Permana Angga Dirja merupakan mahasiswa dari kampus tersebut.
Menurut website resmi Bersama Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Dian memulai perkuliahan pada tahun 2017 dengan mengambil S1 jurusan Ilmu Keperawatan.
Namun dalam kuliah, Dian beberapa kali mengambil cuti dan berakhir mutasi pada tahun 2022.
Berawal dari Ilmu Keperawatan kemudian lanjut ke tahap akademik selanjutnya yaitu Ners.
Menurut website itu, status Dian saat ini sudah dinyatakan lulus. Karena Universitas Yatsi Madani (UYM) merupakan kampus dari orang yang membawa lari uang konser, maka beberapa orang menganggap pihak kampus ikut ambil dalam acara itu.
Lewat postingan dari akun Instagram @umy.tng.official, hal ini dibantah oleh Rektor Universitas Yatsi Madani, Drs. Trisonjaya., M.SI., M.M dengan mengatakan jika pihak kampus tidak ada keterlibatan terkait tragedi konser itu.
“Assalamualaikum Wr.Wb. Pemberitahuan bahwa kegiatan dari Lentera Festival yang diadakan pada hari Minggu, 23 Juni 2024, di Pasar Kemis Tangerang tidak ada keterlibatan dengan pihak kampus Universitas Yatsi Madani. Demikian informasi ini disampaikan,” isi klarifikasi itu.
Menurut informasi yang beredar, Dian merupakan seorang laki-laki warga asli Tangerang yang lahir pada 18 Desember 1997.
Ia tinggal di Jalan Gandaria RT 4, RW 8, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Saat polisi masih mencari keberadaan pelaku yang membawa uang itu, namun menurut informasi yang didapat oleh istri dari pemilik vendor (@ima_ervi) lewat dm dari salah satu netizen di Instagram mengatakan jika saat ini Dian melarikan diri ke Bali bersama keluarganya. (dimas-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid