Jawa Pos Radar Lawu - Fenomena alam kembali menyita perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kejernihan aliran Sungai Batang Ombilin di Sumatera Barat viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, aliran sungai tampak berwarna hijau zamrud dan sangat jernih, jauh berbeda dari kondisi biasanya yang terlihat keruh kecokelatan setelah banjir.
Video viral tersebut diunggah salah satunya oleh akun Instagram @nowdots, yang memperlihatkan aliran Sungai Ombilin melewati kawasan permukiman warga dengan air yang tampak bersih seperti air danau pegunungan.
Banyak warganet menyamakan pemandangan ini dengan Sungai Aare di Swiss yang dikenal karena kejernihannya.
Dalam unggahan tersebut juga tertulis bahwa kondisi ini terjadi setelah wilayah Sumatera Barat diguyur hujan deras selama beberapa hari berturut-turut.
“Beginilah kondisi alam jika tidak dirusak,” tulis pemilik akun tersebut.
Reaksi Warga dan Netizen
Baca Juga: Bandung Nataru 2025: Panduan Wisata Paling Lengkap, Rute Terbaik, dan Jalur Alternatif Anti-Macet!
Fenomena itu membuat banyak orang tak percaya.
Ada yang menyebut warnanya “terlalu sempurna”, bahkan sebagian mengira video tersebut hasil editan.
Namun beberapa warga sekitar memastikan bahwa fenomena tersebut nyata.
“Ini asli. Rumah saya hanya 3 kilometer dari sungai ini. Airnya langsung dari Danau Singkarak. Kalau lebih dangkal, batu-batu dan pasirnya kelihatan jelas,” tulis salah satu warga di kolom komentar.
Penjelasan Ilmiah dari BRIN
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Kediri: Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Hujan Es, Apa Pemicu Utamanya?
Untuk menjawab rasa penasaran publik, Kepala Pusat Riset Sumber Daya Geologi BRIN, Iwan Setiawan, memberikan penjelasan bahwa kejadian tersebut merupakan fenomena alam yang normal dan alami.
Menurutnya, beberapa hari hujan deras telah membawa material tanah dan sedimen ke aliran sungai saat banjir.
Namun setelah debit air kembali stabil, sungai mulai melakukan proses self-purification atau pembersihan alami.
“Fenomena ini terjadi ketika banjir membawa material tanah lepas ke sungai.
Setelah banjir berakhir dan arus stabil, sedimen mulai mengendap di dasar sungai sehingga air tampak lebih jernih,” jelas Iwan, Rabu (3/12/2025).
Ia menambahkan bahwa warna hijau pada air sungai dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor alamiah, seperti:
- Kedalaman air
- Kandungan plankton tertentu
- Pantulan cahaya matahari
- Jenis substrat sungai seperti batuan atau pasir
“Saat material terendapkan dan air menjadi tenang, sungai sebenarnya sedang memulihkan dirinya sendiri,” tambahnya.
Apakah Aman?
Hingga kini, belum ada laporan yang menunjukkan adanya pencemaran atau zat kimia berbahaya di Sungai Ombilin.
Namun, pengamatan lanjutan dari dinas lingkungan hidup setempat disebut sedang dilakukan untuk memastikan kualitas airnya. (*)
Editor : Riana M.