Jawa Pos Radar Lawu - Malang bukan hanya dikenal dengan wisata alam dan kulinernya, tetapi juga memiliki deretan museum sarat sejarah dan edukasi.
Mulai dari koleksi binatang, peninggalan kerajaan, sejarah perjuangan, hingga kisah kemanusiaan, semuanya bisa kamu temukan di sini.
Bagi pencinta wisata edukasi, berikut rekomendasi museum di Malang yang wajib dikunjungi.
1. Museum Zoologi Frater Vianney
Museum Zoologi Frater Vianney cocok bagi pencinta binatang dan pelajar yang ingin memperdalam ilmu zoologi.
Tempat ini menyimpan ratusan koleksi spesimen mulai dari kerang, kura-kura, reptil, burung, hingga hewan lainnya. Koleksi yang dirawat dengan baik membuat pengunjung bisa belajar lebih dekat tentang keragaman fauna.
Museum ini dikelola langsung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, sehingga kredibilitas koleksinya terjamin.
Lokasinya berada di Jalan Raya Mahameru VE 7 Tidar Nomor 10, Doro, Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
2. Museum Kesehatan Jiwa RSJ Radjiman Wediodiningrat
Bagi yang mencari pengalaman berbeda, Museum Kesehatan Jiwa RSJ Radjiman Wediodiningrat bisa jadi pilihan.
Koleksinya berkaitan dengan dunia psikiatri, mulai dari pasung tangan, ranjang pasien, hingga peralatan medis kuno.
Museum ini memberikan gambaran nyata bagaimana perawatan kesehatan jiwa dilakukan di masa lalu.
Diresmikan pada 23 Juni 2009, museum ini terletak di dalam kompleks Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pengunjung bisa mendapatkan perspektif baru tentang sejarah medis di Indonesia.
3. Museum Mpu Purwa
Untuk yang tertarik dengan sejarah Jawa kuno, Museum Mpu Purwa menghadirkan koleksi artefak dan benda purbakala, mulai dari arca, prasasti, patung, hingga peninggalan kerajaan.
Museum ini memberikan gambaran kebesaran budaya dan spiritual masyarakat Jawa Timur di masa lalu.
Nama Mpu Purwa diambil dari seorang tokoh religius berpengaruh dalam sejarah Jawa. Museum ini berlokasi di Perumahan Griya Santa, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 210, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dan mudah dijangkau wisatawan.
4. Museum Brawijaya
Museum Brawijaya menjadi salah satu yang paling populer di Malang karena berhubungan langsung dengan sejarah perjuangan bangsa.
Koleksinya berupa seragam, senjata, hingga kendaraan perang yang digunakan untuk mempertahankan kemerdekaan.
Salah satu koleksi ikoniknya adalah Gerbong Maut, gerbong besi yang digunakan penjajah Belanda untuk mengangkut pejuang dari Bondowoso ke Surabaya.
Tanpa ventilasi, banyak pejuang gugur di dalamnya. Museum ini berdiri pada 4 Mei 1968 dan berlokasi di Jalan Besar Ijen Nomor 25A, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
5. Museum Omah Munir
Bagi pencinta isu kemanusiaan, Museum Omah Munir menawarkan pengalaman penuh makna.
Museum ini menyimpan benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan almarhum Munir dalam membela hak asasi manusia di Indonesia.
Selain koleksi benda, ada pula dokumentasi tentang berbagai peristiwa pelanggaran HAM.
Lokasinya berada di Jalan Bukit Berbunga No.2, Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Dengan suasana tenang, museum ini menghadirkan refleksi mendalam tentang pentingnya memperjuangkan keadilan.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun