Jawa Pos Radar Lawu - Blitar terkenal dengan kekayaan alam yang luar biasa, dari hamparan perbukitan, pesisir yang menawan, hingga deretan air terjun eksotis yang menjadi daya tarik wisatawan. Salah satu permata tersembunyi di Blitar adalah Air Terjun Kedung Manten.
Berlokasi di Desa Gogourung, Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Berjarak 11 kilometer dari Alun-Alun Blitar, atau sekitar 18 menit dengan berkendara.
Air Terjun Kedung Manten ini menawarkan keindahan yang masih alami dan suasana asri yang jarang ditemukan di tempat wisata lainnya, air terjun ini memiliki 2 tingkat yang masing-masing punya julukan tersendiri.
Nama "Kedung Manten" diambil dari bahasa Jawa, di mana “kedung” berarti kolam atau cekungan, dan “manten” berarti pengantin.
Konon menurut warga sekitar, asal usul dari Air Terjun Kedung Manten ini bermula dari kisah sepasang pengantin yang meninggal pada saat mandi di sungai ini.
Sehingga disini pun terdapat 2 buah kolam alami yang masing-masing memiliki aliran air terjun yang tidak terlalu tinggi. Kealamian airnya pun bisa dibuktikan dengan warna air kehijau-hijauan.
Pada tingkatan pertama air terjun yang memiliki kolam yang luas dinamakan kedung manten lanang / laki laki, sedangkan di tingkat kedua dinamakan kedung manten wadon / perempuan.
Keindahan alam di sekitar Air Terjun Kedung Manten juga sangat memikat. Pepohonan hijau yang rimbun, suara air yang jatuh, dan udara yang sejuk memberikan suasana tenang dan segar.
Pemandangan alam yang asri ini menjadi latar sempurna untuk bersantai dan melepaskan penat. Tempat ini cocok bagi pengunjung yang mencari kedamaian, jauh dari hiruk-pikuk kota.
Perlu diperhatikan bahwa di kawasan Air Terjun Kedung Manten, pengunjung tidak diperkenankan untuk berenang di kolam di bawah air terjun. Hal ini dikarenakan kedalaman kolam tersebut belum dapat dipastikan secara akurat, sehingga berisiko bagi keselamatan pengunjung.
Demi keamanan, pihak pengelola sangat menghimbau agar tetap menikmati keindahan air terjun dari jarak aman dan mengikuti peraturan yang ada.
Walaupun hanya dapat menikmati pemandangan air terjun yang indah serta suasana yang benar-benar asri di tepi kedung, tetapi justru hal ini dapat membuat jiwamu lebih tenang dan rileks.
Bagi yang ingin berkunjung di Air Terjun Kedung Manten ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek yang dalamnya, pasalnya tidak terdapat tarif wisata yang diberlakukan alias gratis.
Air Terjun Kedung Manten buka setiap hari, dari jam 7 pagi sampai 5 sore.
Bagi pengunjung yang mencari destinasi healing yang indah serta low budget, berkunjung di air terjun ini bisa jadi jawabannya. (*)
Editor : Riana M.