Jawa Pos Radar Lawu - Jawa Timur dikenal sebagai wilayah yang kaya akan budaya, sejarah, dan legenda mistis. Tak heran jika banyak sineas Tanah Air menjadikan provinsi ini sebagai lokasi syuting film horor.
Lanskap alam yang eksotis, bangunan tua bersejarah, dan cerita rakyat menyeramkan menciptakan atmosfer nyata yang sulit ditiru di tempat lain.
Berikut tujuh lokasi syuting film horor Indonesia yang berasal dari Jawa Timur, lengkap dengan kisah menarik di baliknya:
1. Kawasan Kota Lama – Surabaya
Meski judul filmnya Lawang Sewu: Dendam Kuntilanak (2007) identik dengan Semarang, beberapa adegannya juga diambil di Surabaya.
Khususnya di kawasan Kota Lama yang penuh bangunan kolonial tua.
Arsitektur klasik dan suasana lembap di malam hari memperkuat nuansa mencekam yang dibutuhkan dalam film tersebut.
2. Gunung Kawi – Malang
Gunung ini sudah lama dikenal dengan kisah pesugihan dan aura mistisnya.
Film Gunung Kawi (2014) menampilkan kawasan hutan berkabut dan area peziarahan yang sakral.
Beberapa kru film bahkan mengaku mengalami kejadian tak masuk akal selama proses syuting berlangsung.
3. Pantai Payangan – Jember
Pantai dengan bentang alam menakjubkan ini disebut menjadi inspirasi suasana dalam Pengabdi Setan 2: Communion (2022).
Selain pemandangan perbukitannya yang dramatis, Pantai Payangan juga dikenal dengan cerita mistis seputar ritual laut dan makhluk penunggu Samudra Selatan.
4. Desa Kemiren – Banyuwangi
Desa adat Suku Osing ini menjadi latar inspiratif bagi film KKN di Desa Penari (2022).
Keaslian tradisi dan suasana pedesaan yang masih kental menciptakan atmosfer horor yang autentik.
Banyak sutradara tertarik menjadikan Kemiren sebagai lokasi cerita bertema supranatural.
5. Hutan Alas Purwo – Banyuwangi
Dikenal sebagai salah satu hutan paling angker di Indonesia, Alas Purwo telah menjadi latar bagi berbagai film, termasuk Mistik Alas Purwo (2021).
Kisah hilangnya orang-orang di kawasan hutan ini memperkuat reputasinya sebagai tempat yang dipenuhi misteri dan energi gaib.
6. Museum Angkut – Batu, Malang
Meski tidak disebut secara eksplisit, beberapa adegan dalam film Rumah Kentang: The Beginning (2019) mengambil lokasi di sekitar Museum Angkut.
Paduan antara suasana malam, bangunan klasik, dan pencahayaan redup menciptakan kesan horor modern yang kuat.
7. Situs Trowulan – Mojokerto
Bekas pusat Kerajaan Majapahit ini menjadi salah satu latar penting dalam film Keramat (2009).
Candi, reruntuhan, dan situs kuno di Trowulan menghadirkan nuansa spiritual dan mistis yang cocok dengan kisah-kisah supranatural dalam film tersebut. (fin)