Jawa Pos Radar Lawu – Selain dikenal dengan kesenian Reog dan panorama alamnya, Ponorogo juga menyimpan banyak destinasi wisata religi yang sarat nilai sejarah.
Berbagai situs keagamaan ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi ziarah dan wisata budaya yang sering dikunjungi masyarakat, bahkan tokoh-tokoh penting nasional.
Salah satu yang populer adalah Masjid Jami’ Tegalsari, yang pernah disinggahi Anies Baswedan hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Namun selain itu, masih banyak lagi destinasi religi lain yang tidak kalah menarik untuk disinggahi. Berikut lima di antaranya:
1. Makam Batoro Katong
Makam ini berada dekat pusat kota Ponorogo sehingga mudah dijangkau. Batoro Katong dikenal sebagai pendiri Kabupaten Ponorogo pada abad ke-15 dan merupakan keturunan Prabu Brawijaya, Raja Majapahit.
Kompleks makam ini juga menyimpan pusara tokoh penting lain dalam sejarah Ponorogo.
2. Masjid NU Cabang Ponorogo
Masjid bersejarah yang berada di pusat kota ini memiliki nilai khusus karena diresmikan langsung oleh pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari.
Hingga kini, masjid ini masih menjadi pusat kegiatan keagamaan, dengan berbagai kajian rutin yang terbuka untuk masyarakat umum.
3. Masjid Agung R.M.A.A Tjokronegoro
Berada di sebelah barat alun-alun Ponorogo, masjid ini didirikan oleh Bupati R.M.A.A Tjokronegoro pada akhir abad ke-19.
Bangunannya masih mempertahankan arsitektur kuno dan menjadi salah satu ikon religi yang ramai dikunjungi jamaah maupun wisatawan.
4. Makam Kyai Ageng Donopuro
Terletak di Desa Setono, Kecamatan Jetis, situs ini merupakan makam keturunan Sunan Bayat yang menetap di Ponorogo setelah melarikan diri dari Mataram.
Masjid tua yang beliau dirikan masih berdiri dengan ciri khas tiang kayu asli berjumlah delapan. Suasana tenang dan jauh dari keramaian membuat tempat ini cocok untuk ziarah sekaligus refleksi.
5. Masjid Jami’ Tegalsari dan Makam Kyai Ageng Muhammad Besari
Destinasi ini menjadi salah satu situs religi paling ramai di Ponorogo, terutama pada malam Jumat.
Masjid ini juga menyimpan makam Kyai Ageng Muhammad Besari, ulama besar penyebar Islam di Ponorogo yang mendirikan Pesantren Gebang Tinatar pada abad ke-18.
Tokoh penting seperti Pakubuwono II dan pujangga Ronggowarsito pernah menimba ilmu di pesantren ini. Hingga kini, kompleks masjid selalu ramai peziarah, apalagi di bulan Ramadan.
Dengan kekayaan sejarah dan nilai spiritualnya, Ponorogo memang layak disebut sebagai “gudang” wisata religi di Jawa Timur.
Jika Anda berkunjung ke kota Reog, lima destinasi tersebut bisa menjadi pilihan untuk menambah pengalaman wisata sejarah sekaligus spiritual.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun