Jawa Pos Radar Lawu - Bulan Muharram adalah salah satu bulan paling mulia dalam kalender Hijriyah.
Ia menandai tahun baru Islam dan dikenal sebagai bulan haram, bulan yang disucikan sejak zaman pra-Islam.
Tapi bukan cuma soal waktunya yang istimewa, Muharram juga sarat kisah luar biasa dari para nabi, serta menjadi momentum spiritual yang penuh berkah.
Kenapa Disebut “Muharram”?
Kata Muharram berasal dari bahasa Arab yang berarti terlarang atau disucikan.
Sejak zaman dahulu, bulan ini dihormati sebagai waktu di mana perang dan kekerasan dilarang, dan dalam Islam.
Status ini tetap dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu suci.
Baca Juga: Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah: Awali Tahun Baru dengan Harapan dan Keberkahan
Awal Kalender Hijriyah
Kalender Hijriyah ditetapkan oleh Khalifah Umar bin Khattab.
Bukan dimulai dari kelahiran atau wafat Nabi, tapi dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW ke Madinah, sebuah titik balik besar dalam sejarah Islam.
Karena hijrah terjadi di bulan Muharram, maka bulan ini dijadikan awal tahun Islam.
Peristiwa Besar di Bulan Muharram
Banyak kejadian luar biasa terjadi di bulan ini, seperti:
- Nabi Adam AS diciptakan dan diterima taubatnya
- Nabi Nuh AS selamat dari banjir besar
- Nabi Ibrahim AS diselamatkan dari api
- Nabi Musa AS dan Bani Israel diselamatkan dari Firaun (10 Muharram)
- Nabi Isa AS diangkat ke langit
- Tragedi Karbala: Wafatnya cucu Rasulullah, Sayyidina Husain RA
Semua ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan penuh keajaiban, ujian, dan kemenangan. (fin)
Editor : AA Arsyadani