NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Duka mendalam dirasakan keluarga besar asal Desa Margasari, Pasawahan, Purwakarta, Jabar, ini. Sebab, dua anggota keluarganya meninggal dua (MD) bersamaan dalam kecelakaan di Tol Ngawi-Solo, pada Mingu (26/1). ‘’Korban MD perempuan 39 tahun dan balita 19 bulan,’’ kata Kanitgakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Parsidi.
Catatan kepolisian, korban perempuan bernama Titin Chotimah. Sementara yang balita, berinisial RRA. Informasi yang berhasil dihimpun, dua korban MD itu merupakan pasangan tante dan keponakan.
Nahas berawal saat tante dan keponakan itu hendak ke Kota Madiun menjenguk kerabat. Bersama enam anggota keluarga lain, mereka berangkat dari Purwakarta mengendarai Daihatsu Sigra T 1062 CB.
Namun, petaka menghampiri mobil yang total ditumpangi delapan orang itu di Tol Ngawi-Solo masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kedunggalar, Ngawi.
‘’Mobil menabrak bus NS Trans berpenumpang rombongan pengantin asal Tulungagung,’’ terang Parsidi.
Parsidi menuturkan, kecelakaan diduga akibat mobil yang ditumpangi korban pecah ban kiri.
Laju kendaraan kelir putih yang dikemudikan Teguh Rizal itu seketika tak terkendali.
Alhasil, tumburan keras ke bus pengantin di depannya tak terelakkan. ‘’Mobil terpental dan terguling ke parit di pinggir tol,’’ ujarnya.
Sesaat setelah benturan, seluruh penumpang mobil terlempar keluar dari kendaraan.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberi pertolongan.
Seluruh penumpang dilarikan ke rumah sakit. Kondisi terkini, enam korban yang lain dalam penanganan intensif di RS Widodo, Ngawi.
Di lain sisi, Wahono, kerabat korban, membenarkan bahwa rombongan dari Purwakarta itu hendak menjenguk saudara di Kota Madiun. Yang mana, rombongan malah mengalami kecelakaan di Tol Ngawi - Solo. Bahkan, dua korban meninggal.
Wahono menuturkan, sebelumnya rombongan sempat telepon akan sampai Kota Madiun kurang lebih satu jam.
"Sebelum kejadian, mereka sudah ngabari mau sampai kurang lebih satu jam lagi,’’ ungkap Wahono. (sae/den)
Editor : Deni Kurniawan