Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kisah Haru Ibu Bawa Pulang Bayi di Tengah Longsor Pacitan, Perjuangan dari Klinik hingga Rumah

Nur Cahyono • Selasa, 17 Desember 2024 | 19:29 WIB
Longsor di Pacitan tutup akses jalur provinsi.
Longsor di Pacitan tutup akses jalur provinsi.

PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Perjalanan pulang yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi kisah penuh perjuangan dan kesabaran bagi Edy dan Anggun, pasangan asal Kecamatan Nawangan, Pacitan.

Mereka baru saja menyambut kelahiran anak pertama, seorang bayi perempuan yang lahir sehat di klinik bersalin Kecamatan Kota, Pacitan, Minggu (15/12/2024).

Namun, kebahagiaan itu tertahan sejenak ketika bencana alam menghadang di tengah perjalanan.

Hujan deras yang mengguyur Pacitan sepanjang hari memicu longsor di empat titik sekaligus di Desa Gondang, Kecamatan Nawangan, jalur utama menuju rumah mereka.

“Jalannya tertutup total. Kami hanya bisa pasrah dan menunggu sampai bisa dilewati lagi,” ujar Edy, kakak Anggun yang menyetir mobil saat perjalanan pulang.

Perjalanan yang awalnya lancar berubah menjadi dramatis. Mobil keluarga kecil itu terhenti di tengah jalan yang tertutup material tanah dan batu.

Situasi semakin sulit karena hujan deras masih mengguyur, membuat pembersihan jalan membutuhkan waktu lebih lama.

Edy dan rombongan akhirnya berteduh di rumah warga terdekat. Dukungan dari masyarakat sekitar sedikit meredakan rasa khawatir, terutama bagi Anggun yang baru saja menjalani proses persalinan.

“Alhamdulillah, bayinya tenang dan tidak rewel. Kami hanya bisa sabar sambil menunggu alat berat bekerja,” ungkap Edy dengan nada syukur.

Situasi tersebut tidak hanya menunjukkan ketegaran Edy dan Anggun, tetapi juga solidaritas warga setempat.

Mereka membantu keluarga tersebut mendapatkan tempat berteduh dan memastikan kondisi sang ibu serta bayi tetap aman.

Sementara itu, tim BPBD Pacitan dan UPT Bina Marga Jawa Timur langsung dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup akses.

Sekitar pukul 20.30 WIB, jalan akhirnya terbuka meskipun hanya bisa dilalui secara bergantian.

“Alat berat sudah bekerja maksimal. Sekarang jalan sudah bisa dilewati dan keluarga ini bisa melanjutkan perjalanan pulang,” ujar Ferdi Agus, salah satu warga yang turut membantu di lokasi.

Kisah ini menjadi kenangan tersendiri bagi Edy dan Anggun. Kelahiran anak pertama mereka diwarnai ujian besar, namun juga penuh berkah.

Rasa lelah dan khawatir selama perjalanan tergantikan oleh kebahagiaan ketika akhirnya tiba di rumah dengan selamat.

“Ini pelajaran berharga bagi kami. Tidak ada yang bisa memprediksi rintangan seperti ini, tapi alhamdulillah semuanya berjalan lancar berkat bantuan banyak pihak,” tutup Edy penuh rasa syukur.

Kisah perjuangan keluarga kecil ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah kunci menghadapi ujian, bahkan di tengah bencana alam. (hyo/kid)

Editor : Nur Wachid
#bencana #ibu #longsor #perjuangan #pacitan #bayi #kisah