Jawa Pos Radar Lawu – Aksi begal payudara kembali ancam perempuan Ponorogo. Senin (15/4) malam lalu, N, 20, menjadi korban kejahatan asusila itu.
Perempuan asal Desa Wates, Jenangan itu dilecehkan dalam perjalanan pulang.
Kapolsek Jenangan Iptu Amrih Widodo mengungkapkan, kasus begal payudara tersebut menimpa N, saat pulang dari halal bihalal di rumah temannya area kota Ponorogo.
Saat melintas masuk Desa Tanjungsari, Jenangan sekitar pukul 22.00, tiba-tiba perempuan tersebut dipepet pengendara tak dikenal dari belakang.
Pun, meremas payudara. ''Setelah melakukan pelecehan seksual, korban juga didorong dan jatuh dari kendaraan motornya,’’ ungkapnya.
Korban yang syok dan ketakutan memilih putar balik mencari pertolongan.
Nahas, bukannya puas dan kabur, pelaku yang diduga mengendarai motor Yamaha Vega warna putih itu justru kembali dan mengejar N.
Pun, kembali mendorong perempuan 20 tahun tersebut dari kendaraan.
''Habis jatuh pertama, korban langsung bangun dan naik motor lagi putar balik, tapi tidak sampai lima menit dipepet lagi dan ditendang sampai jatuh dari motor kedua kalinya,’’ beber Amrih.
Selain berkendara malam hari, Amrih mengamini saat kejadian berlangsung kondisi jalan seputaran desa Tanjungsari sepi.
Apalagi, saat itu masuki area persawahan hingga minim saksi mata. Ditambah, N, juga merasa telah dibuntuti pelaku sejak masuk area persawahan tersebut.
''Korban sempat melihat dari spion kendaraan, dan pelaku berada di belakangnya beberapa lama,’’ tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, N, mengalami syok. Pun luka disejumlah bagian tubuh akibat terjatuh. Kasus tersebut saat ini ditangani lembaganya.
Sejumlah alat bukti seperti rekaman CCTV (closed circuit television) juga telah diamankan.
''Kami imbau masyarakat khususnya perempuan untuk lebih berhati-hati saat berkendara sendirian apalagi malam hari,’’ pungkasnya. (gen)
Editor : Nur Wachid