KOTA, Jawa Pos Radar Ngawi – Duit miliaran rupiah dikucurkan pemkab untuk kalangan lansia dan disabilitas.
Anggaran itu diwujudkan dalam bentuk bantuan permakanan.
Pengalokasian anggaran tahun ini lebih tinggi ketimbang sebelumnya.
''Tahun ini dianggarkan Rp 4,9 miliar, disalurkan dalam bentuk bantuan permakanan,’’ kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi Budi Santoso, Rabu (13/3).
Anggaran bantuan permakanan 2024 lebih besar Rp 1 miliar dibandingkan sebelumnya.
Catatan dinsos, total Rp 3,9 miliar digelontorkan untuk menjalankan program adopsi kementerian sosial (kemensos) itu.
‘’Kenaikan itu menyesuaikan harga sembako yang naik,’’ ungkap Budi.
Dia merinci, satu penerima bantuan permakanan dianggarkan Rp 25 ribu per hari pada tahun ini.
Naik Rp 3 ribu dari tahun lalu sejumlah Rp 22 ribu per penerima per hari.
‘’Sasaran bantuan permakanan ini, 2.200 lansia dan disabilitas,’’ sebutnya.
Program bantuan permakanan mulai berjalan awal Maret.
Budi menjelaskan setiap penerima mendapatkan bantuan selama tiga bulan ke depan hingga Mei mendatang.
Ribuan lansia dan disabilitas menerima makanan dua kali dalam satu hari.
Baca Juga: Kurangi Lima Menit Tiap Satu Jam Pelajaran SD dan SMP, Ini Alasan Dikbud Ngawi
‘’Kalau penerima yang berpuasa, bantuan dikirim sore hari,’’ujar Budi.
Program permakanan bekerja sama dengan kelompok masyarakat (pokmas).
Budi menyampaikan, sistem seperti itu juga digunakan tahun lalu.
Pokmas di kecamatan menjadi rekan untuk menyediakan makanan.
‘’Pokmas menyediakan makanan sekaligus menyalurkannya,’’ pungkasnya. (sae/den)
Editor : Deni Kurniawan