Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Soal Kendala Jaringan di Ponorogo Berpotensi Menghambat Proses Sirekap, KPU Ponorogo Tawarkan Sejumlah Opsi Solusi 

Sugeng Dwi N. • Senin, 12 Februari 2024 | 16:15 WIB
ILUSTRASI: Kendala jaringan berpotensi mengganggu proses unggah Sirekap di Ponorogo. (RADAR BALI JAWA POS GRUP)
ILUSTRASI: Kendala jaringan berpotensi mengganggu proses unggah Sirekap di Ponorogo. (RADAR BALI JAWA POS GRUP)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Tantangan KPU Ponorogo menyelenggarakan Pemilu 2024 bertambah. Selain adanya tempat pemungutan suara (TPS) berlokasi di titik rawan bencana, kendala jaringan menjadi tantangan yang perlu atensi khusus.

Pasalnya, alat bantu hitung sistem informasi rekapitulasi Pemilu (Sirekap) yang diterapkan petugas membutuhkan supporting jaringan.

Komisioner KPU Ponorogo Arwan Hamidi menyatakan, Sirekap nanti bakal menjadi alat bantu hitung setiap TPS.

Nantinya, setiap formulir C hasil perhitungan di-scan petugas KPPS setempat. Pun, diunggah dalam aplikasi, secara otomatis aplikasi tersebut mengkonversi formulir C dalam bentuk angka secara otomatis.

‘’Bukan quick count, ini alat bantu hitung untuk memudahkan tingkat berikutnya, yakni di kecamatan dan kabupaten,’’ jelasnya.

Sayangnya, lanjut Arwan, keberadaan Sirekap membutuhkan dukungan jaringan internet memadai.

Khususnya pada proses unggah data formulir C. Apalagi, bersamaan dengan TPS seluruh Indonesia yang diprediksi beban jaringan juga bertambah.

‘’Sejauh ini kami sudah melakukan pemetaan di setiap TPS, internetnya bisa baik pakai seluler maupun wifi,’’ katanya.

Antisipasi lain, proses unggah data tersebut diungkap Arwan, bisa dilakukan offline. Atau mencari koordinat tak jauh dari lokasi dengan jaringan memadai.

Pun lewat pengawalan ketat petugas. ‘’Sebenarnya cara ini juga sudah dilakukan Pemilu sebelumnya, namanya Situng, bedanya saat itu rekapnya tingkat kabupaten, kalau Sirekap ini tingkat TPS,’’ jelasnya.

Berbeda dengan Situng Pemilu 2019 di mana masyarakat dapat mengakses scan hasil penghitungan, dalam Sirekap Pemilu 2024 ini masyarakat hanya disajikan hasil konversi tanpa dapat mengakses scan formulir tersebut.

Arwan berharap penggunaan aplikasi tersebut berjalan lancar mendatang. Pun, data terunggah setiap TPS tanpa masalah jaringan.

Hingga, masyarakat bisa turut andil mengawasi hasil pemilu masing-masing tingkatan.

‘’Jadi C hasil yang besar itu yang disaksikan orang banyak, yang ada tulisannya lidi I, lidi II, itu yang difoto oleh KPPS menggunakan handphone masing- masing. Lalu dikirim ke server KPU,’’ pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Nur Wachid
#kpps #Sirekap #pemilu #tps #KPU Ponorogo #kendala jaringan