Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pengendara Tertimpa Tebing Longsor di Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu, Ini Kronologi Lengkapnya

Aprilita Sari • Sabtu, 26 April 2025 | 05:14 WIB

 

Tebing di Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu.
Tebing di Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Lawu kembali memicu bencana tanah longsor.

Sebuah tebing di Jalan Raya Sarangan–Tawangmangu, tepatnya di sebelah Mbah Djoe Resort, longsor pada Jumat (25/4/2025) pukul 18.20 WIB dan menimpa seorang pengendara sepeda motor.

Informasi kejadian tersebut langsung dilaporkan oleh warga ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa longsor menyebabkan material tanah menutup sekitar 70 persen badan jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

“Penanganan langsung dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI-Polri, relawan, Perhutani, Lifeguard Disbudpar, dan warga sekitar. Alhamdulillah pukul 20.48, proses pembersihan selesai dan akses jalan kembali normal,” ujar Eka.

Korban Tertimpa saat Menuju Tempat Kerja

Eka menambahkan, bencana longsor ini disebabkan oleh kerusakan saluran irigasi persawahan di atas tebing.

Akibatnya, tanah pada tebing setinggi 10 meter dengan lebar 5 meter runtuh ke badan jalan.

Seorang warga bernama Udin (36), warga lingkungan Singolangu, Kecamatan Plaosan, menjadi korban tertimpa material longsor saat sedang melintas menggunakan motor Yamaha Nmax.

“Korban saat itu dalam perjalanan menuju tempat kerja di Lawu Green Forest (LGF) dari arah timur. Tiba-tiba longsor terjadi dan menyeret motor yang dikendarainya,” beber Eka.

Meski terseret longsoran tanah, Udin hanya mengalami luka ringan berupa lecet di kaki kanan.

Kendaraannya juga hanya mengalami kerusakan ringan. Setelah diberikan penanganan medis, korban langsung diantar pulang oleh tim gabungan.

Untuk membersihkan sisa material longsor yang licin dan membahayakan pengendara, tim Damkar menggunakan mobil tangki penyemprot air.

Proses ini dinilai efektif agar jalan cepat kering dan bisa dilalui kembali oleh kendaraan.

BPBD Magetan juga mengimbau warga untuk selalu waspada saat melintas di jalur yang memiliki tebing curam, terutama saat hujan deras turun.

“Jika masyarakat melihat potensi bencana atau mengalami kejadian serupa, segera hubungi BPBD Magetan agar bisa segera ditangani,” tegas Eka. (ril/kid)

Editor : Nur Wachid
#kronologi #magetan #longsor #sarangan #tawangmangu