Jawa Pos Radar Lawu - Nama Erlinda Alyanuari masih menjadi perbincangan hangat usai ia dinyatakan lolos seleksi PPPK tahap 2 melalui jalur Ruang Talenta Guru (RTG).
Kelolosannya sontak menuai pro dan kontra, terutama karena data Dapodik menunjukkan bahwa ia baru terdaftar sebagai guru honorer sejak 2024.
Erlinda pun akhirnya buka suara memberikan klarifikasi terkait kontroversi ini.
Dalam sebuah unggahan tangkapan layar percakapan di TikTok oleh akun @fitridwiyana933, Erlinda menjelaskan bahwa ia sebenarnya telah mulai mengajar sejak 2022.
Namun, datanya baru masuk ke sistem Dapodik pada 2024 karena sebelumnya ijazahnya tidak linier dengan bidang yang diajarnya.
"Saya mulai mengajar tahun 2022, tapi tidak masuk Dapodik karena ijazah saya tidak linier. Setelah lulus S1 tahun 2023, data saya baru dimasukkan ke Dapodik pada 2024,” tulis Erlinda dalam pernyataannya.
Erlinda juga mengungkap bahwa meskipun masa kerja yang tercatat di Dapodik kurang dari dua tahun, kelolosannya melalui jalur RTG didasarkan pada nomor registrasi UKG, bukan TMT (Tanggal Mulai Tugas).
"Alhamdulillah, Allah kasih jalan dengan adanya kebijakan jalur RTG untuk guru yang memiliki SK aktif mengajar minimal 4 semester,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses validasi datanya dilakukan oleh Dinas Pendidikan setempat melalui survei dan konfirmasi langsung.
Bahkan, ia melampirkan dokumen pendukung seperti SK mengajar minimal dua tahun untuk memenuhi syarat jalur RTG.
"Dinas melakukan survei dan memvalidasi data saya sehingga saya bisa daftar tahap 2," jelas Erlinda.
Apa Itu Jalur RTG?
Ruang Talenta Guru (RTG) adalah jalur seleksi PPPK yang diperkenalkan pada tahap 2 tahun 2024. Jalur ini dirancang untuk membantu guru honorer yang tidak dapat mengikuti seleksi reguler karena kendala administratif, seperti belum terdaftar di Dapodik.
Adapun syarat utama jalur RTG meliputi:
- Masa kerja minimal dua tahun.
- SK mengajar aktif selama empat semester.
- Validasi dan verifikasi data oleh Dinas Pendidikan setempat.
Meski Erlinda telah memberikan penjelasan rinci, tanggapan publik masih terbelah.
Sebagian warganet meragukan kelayakannya karena ia baru lulus pada 2023, sementara yang lain mendukungnya dan menganggap jalur RTG sebagai solusi bagi guru honorer dengan kendala administratif.
"FYI, aku tidak kenal sama Erlinda Alyanuari. Aku juga nggak tahu apakah dia jujur atau tidak, tapi bisa saja dia memang jujur,” tulis akun TikTok @fitridwiyana933.
Kontroversi ini membuka diskusi tentang transparansi dan keadilan dalam seleksi PPPK, khususnya pada jalur khusus seperti RTG.
Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih detail agar polemik ini tidak terus berkembang. (okta)
Editor : Riana M.