Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kisah Awal Mula Agus Salim Disiram Air Keras Oleh Rekan Kerjanya, hingga Novi Pratiwi Open Donasi untuk Pengobatannya

Winarsih • Rabu, 23 Oktober 2024 | 01:02 WIB
agus salim dan keluarga saat di undang ke podcast deni sumargo (youtube/denny sumargo/curhat bang)
agus salim dan keluarga saat di undang ke podcast deni sumargo (youtube/denny sumargo/curhat bang)

Jawa Pos Radar Lawu –  Muhammad Agus Salim (32) jadi korban penyiraman air keras oleh remaja yang berinisial  JJS alias Aji (18).

Lokasi penyiraman air keras ini terjadi di Jalan Nusa Indah, Duri Kosambi, Cengkereng, Jakarta Barat, Pada Minggu malam, 1 September 2024.

Motif dari remaja 18 tahun menyiram Agus dengan air kerasa karena sakit hati.

Saat terjadi penyiraman air keras tersebut, posisi Agus sedang berboncengan dengan istrinya, Elmi Nurmala (37). Pelaku penyiraman ini membuntuti Agus dari belakang dan menyiram air keras ke Agus  di bagian wajah.

Setelah melancarkan aksinya, pelaku ini langsung kabur bersama temannya yang berboncengan untuk melarikan diri. Hingga akhirnya polisis menyelidiki kasus ini dan berhasil menangkap Aji pelaku penyiraman di café tempat ia bekerja pada Selasa malam (3/9/2024).

Setelah itu, Aji ditetapkakn sebagai tersangka berdasarkan keterangan pelaku dan saksi rekaman CCTV di lokasi kejadian dan temannya yang masih menjadi buronan.

Setelah hasil pemeriksaan keluar, ternyata Aji dan Agus serta istri Agus bekerja ditempat yang sama yakni Kafe dikawasan Cengkareng, Jakarta Pusat.

Motif Aji meyiram air keras ke wajah Agus ini karena sakit hati dan tersinggung atas ucapan Agus Salim saat bekerja.

Agus ini merupakan pimpinan aji di Kafe tempat ia bekerja. Setelah mendapat teguran dari atasan, Aji tidak terima dan merencanakan aksi keji ini dengan membeli air keras lewat took online, dan menyiramkan ke wajah Ags saat perjalanan pulang kerja.

"Saudara JJS alias Aji kami lakukan penahanan. Ancaman dari (pasal) 351 ayat 2 KUP. Ancaman hukuman penjara selama lima tahun. Pelaku ditegur oleh korban dikarenakan ada pekerjaannya yang tidak sesuai dengan aturan di tempatnya bekerja tersebut.

Tetapi pelaku kemudian atau atas nama saudara JJS alias A tidak terima. Kemudian terjadi pertengkaran," kata Waka Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi saat konferensi pers pada Kamis (5/9/2024).

Akibat dari kejadian tersebut, mata Agus mengalami cacat. Awalnya Agus berobat menggunakan  fasilitas Bada Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Merasa iba dengan kondisi Agus, Pratiwi Noviyanthi selaku pemilik Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan mendatangi kediaman Agus. Dia kemudian berupaya mencari jalan keluar supaya kesehatan Agus segera mendapat pengobatan.

Lalu Pratiwi Noviyanti menghubungi beberapa teman artis untuk memviralkan kondisi Agus dan berinisiatif untuk membuka donasi.

 Tak lama kemudian, Deni Sumargo bersedia membantu Novi dan dilakukan Podcast dan tayang di YouTube Deni Sumargo dengan akun Youtube ”Curhat Bang Denny Sumargo”.

Dari Youtube itulah, donasi terhadap Agus digalang berdasarkan perantara Pratiwi Noviyanthi. Donasi dibuka dan ditransfer ke rekening Agus, bukan ke Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan milik Pratiwi Noviyanthi. Nomor rekening Agus dicantumkan di deskripsi video Podcast Deni Sumargo.

Pratiwi Noviyanthi dalam pernyataannya menyatakan, nomor rekening Agus yang dicantumkan bukan nomor rekening Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan karena dia percaya kepada Agus. (*)

Editor : Riana M.
#kronologi #kafe #disiram air keras #Pulang Kerja #agus salim #air keras #rekan kerja #Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan