Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral! Buntut Kasus Misteri Kematian di Rutan Depok: Tahanan Narkoba Dikeroyok 6 Rekan, Ini Motifnya

Oktaviani Sindy • Minggu, 1 September 2024 | 00:13 WIB
Ilustrasi kasus kematian seorang tahanan narkoba di rutan Depok, usai dikeroyok 6 rekannya karena hal sepele. (pinterest)
Ilustrasi kasus kematian seorang tahanan narkoba di rutan Depok, usai dikeroyok 6 rekannya karena hal sepele. (pinterest)

Jawa Pos Radar Lawu – Viral di berbagai media sosial, seorang tahanan narkoba berinisial RAJS berusia 26 tahun tewas setelah mengalami penganiayaan di Rutan Kelas 1A Depok pada Kamis, (29/8/2024). 

Polisi telah menetapkan enam tersangka yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut, yang kesemuanya merupakan sesama tahanan di rutan yang sama.

Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa keenam tersangka – yang berinisial I, T, S, L, A, dan Y – terlibat dalam kasus tersebut. 

“Hasil pemeriksaan para saksi menunjukkan bahwa penganiayaan dilakukan oleh enam orang tahanan,” jelas Ade Ary pada Sabtu, (31/8/2024).

Korban, RAJS merupakan tahanan narkoba yang baru beberapa jam dilimpahkan dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Depok sebelum akhirnya dititipkan di Rutan Cilodong Depok. 

Proses penganiayaan terjadi saat RAJS baru saja dititipkan dan sedang menjalani administrasi, termasuk proses pencukuran rambut.

Ade Ary menjelaskan bahwa motif penganiayaan berawal dari perilaku RAJS yang dianggap tidak sopan saat dicukur. 

“Selama proses tersebut, korban menunjukkan perilaku tidak sopan, sehingga para pelaku melakukan penganiayaan,” kata Ade Ary. 

Dalam peristiwa pengeroyokan ini, peran masing-masing tersangka berbeda. Tersangka I memukul korban di bagian badan dan kaki, T menggunakan kursi untuk memukul, S dan L menganiaya dengan kabel, sementara A dan Y menendang korban.

Setelah pengeroyokan, pihak rutan menghubungi keluarga RAJS, mengabarkan bahwa korban mengalami sakit perut dan penurunan kesadaran. Keluarga datang ke rutan, namun tidak dapat bertemu dengan korban. 

Korban RAJS kemudian dibawa ke RS Primaya Depok dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Keluarga korban menemukan kejanggalan setelah melihat tubuh RAJS yang penuh luka lebam serta luka tusuk di bagian dada, perut sebelah kanan, dan punggung sebelah kiri. 

Kasus ini sontak mengguncang masyarakat dan mengundang respon para netizen, terutama dengan fakta bahwa penganiayaan ini melibatkan sesama tahanan dan dipicu oleh masalah sepele. 

Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan tentang kejadian tragis ini dan menegakkan keadilan bagi korban berinisial RAJS. (okta)

Editor : Riana M.
#Motif #tewas #tahanan narkoba #narkoba #dianiaya