Jawa Pos Radar Lawu – Dunia sepak bola Indonesia kembali mencatatkan jejak penting di panggung internasional.
Rudy Eka Priyambada, mantan pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, resmi bergabung dengan Al Nassr FC.
Bukan untuk mendampingi Cristiano Ronaldo, tapi dipercaya memimpin skuad wanita klub raksasa Liga Arab Saudi tersebut.
Kepastian kabar itu diumumkan langsung oleh Persijap Jepara, klub Liga 2 tempat Rudy terakhir menjabat sebagai Direktur Teknik dan asisten pelatih.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Persijap menyebut kepergian Rudy sebagai bentuk kebanggaan sekaligus lompatan besar bagi kiprah pelatih asal Indonesia di kancah sepak bola wanita dunia.
“Coach Rudy Eka Priyambada, mantan Direktur Teknik sekaligus asisten pelatih Persijap, resmi bergabung dengan klub sepak bola wanita Al Nassr,” tulis akun resmi klub pada Selasa 8 Juli 2025.
Dari Jepara ke Riyadh, Membawa Misi Sepak Bola Perempuan
Sosok Rudy bukan nama asing dalam lanskap sepak bola putri nasional. Ia pernah memimpin Timnas Wanita Indonesia dalam berbagai ajang internasional, termasuk kualifikasi Piala Asia dan AFF Women’s Championship.
Di luar lapangan, Rudy dikenal aktif mendorong pengembangan ekosistem sepak bola wanita—dari pembinaan usia dini, scouting regional, hingga pelatihan pelatih lokal.
Rekam jejak itu kini mendapat pengakuan dari Al Nassr, klub yang belakangan naik daun karena kehadiran Cristiano Ronaldo di tim utamanya.
Walau tak bersentuhan langsung dengan CR7, posisi Rudy sebagai pelatih kepala tim wanita Al Nassr tetap menempatkannya di lingkaran elite sepak bola Saudi yang tengah membangun struktur kompetisi perempuan lebih serius.
Persijap Lepas dengan Bangga
Persijap Jepara menyatakan proses transfer Rudy telah dibicarakan dengan terbuka dan profesional.
Klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu menganggap pencapaian Rudy sebagai bagian dari perjalanan besar bersama.
“Kepergian Coach Rudy adalah kebanggaan, kami mendukung langkahnya menuju jenjang yang lebih tinggi,” ujar manajemen klub.
Melalui media sosial pribadinya, Rudy juga mengungkapkan salam perpisahan kepada Persijap dan masyarakat Jepara. “Suwun Persijap, iki Jeporo,” tulisnya singkat, sarat makna.
Langkah Rudy Eka ini tidak hanya menambah daftar pelatih Indonesia yang berkiprah di luar negeri, tetapi juga menjadi simbol penting kemajuan sepak bola perempuan Tanah Air.
Harapannya, kehadiran Rudy di Al Nassr bisa mendorong pertukaran ilmu, pelatihan, dan kesempatan lebih besar bagi pelatih maupun pemain wanita dari Indonesia ke Timur Tengah. (kid)