Jawa Pos Radar Lawu - Wasit asal Yordania, Adam Makhadmeh, kembali menjadi sorotan setelah resmi ditunjuk sebagai pengadil laga Australia vs Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis, (20.3)
Dengan rekam jejak yang penuh ketegasan, kehadirannya di lapangan dipastikan akan membuat laga semakin menarik.
Sosok Berpengalaman dengan Lisensi FIFA
Adam Mohammad Tumah Makhadmeh lahir di Irbid, Yordania, pada 13 Februari 1987, dan kini berusia 38 tahun.
Sejak memperoleh lisensi FIFA pada 2013, ia telah memimpin berbagai pertandingan bergengsi seperti Piala Asia 2023, Kualifikasi Piala Dunia, hingga AFC Champions League.
Debut profesionalnya terjadi pada 28 April 2013 di Liga Yordania, yang menjadi awal perjalanan kariernya sebagai wasit elite Asia.
Kenangan di Liga 1 Indonesia
Nama Adam Makhadmeh tidak asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air.
Ia pernah didatangkan PSSI dan PT LIB untuk memimpin beberapa pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Salah satu laga yang dipimpinnya adalah Persib Bandung vs Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat pada 25 Agustus 2024.
Dalam laga tersebut, ia menunjukkan ketegasannya dengan mengeluarkan 9 kartu kuning, 4 untuk Persib dan 5 untuk Arema.
Selain itu, ia juga pernah memimpin pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 5 September 2024.
Dalam laga yang berakhir imbang 1-1, Makhadmeh mengeluarkan 3 kartu kuning untuk pemain Indonesia dan memberikan penalti kepada Arab Saudi pada menit ke-79.
Tantangan di Laga Australia vs Indonesia
Sebagai wasit yang dikenal tegas dan disiplin, Makhadmeh kerap menghukum pemain yang melakukan pelanggaran serius.
Dalam 4 laga Liga 1 Indonesia, ia mengeluarkan total 21 kartu kuning, menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan.
Di laga Australia vs Timnas Indonesia, tantangan besar menantinya.
Dengan gaya bermain fisik dan cepat dari Australia serta Indonesia yang harus menjaga kedisiplinan, keputusan Makhadmeh bisa sangat berpengaruh pada jalannya pertandingan.
Akankah ia kembali menjadi sorotan dengan keputusan kontroversial?
Semua akan terjawab pada 20 Maret 2025 di Sydney Football Stadium. (*)
Editor : Riana M.