Jawa Pos Radar Lawu - Cesc Fabregas mengakui laga Como vs Napoli jadi pertandingan tersulit dalam kariernya sebagai pelatih.
Timnya menang 2-1, mengakhiri dominasi Napoli di puncak klasemen.
Fabregas Kewalahan Hadapi Strategi Conte
Como 1907, klub milik orang Indonesia itu mencatat kemenangan berharga dengan mengalahkan Napoli 2-1 dalam lanjutan Serie A.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku laga ini menjadi pengalaman besar dalam karier kepelatihannya.
"Kami menghadapi tim hebat dengan pelatih luar biasa. Antonio Conte mengubah skema berkali-kali, membuat saya harus berpikir cepat sepanjang pertandingan," ujar Fabregas kepada DAZN.
Dia juga mengungkapkan betapa sulitnya menghadapi strategi Conte. "Hari ini saya belajar banyak. Mungkin ini pertandingan tersulit saya sebagai pelatih," tambahnya.
Laga berlangsung sengit di Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Como membuka keunggulan lewat gol bunuh diri bek Napoli, Amir Rrahmani, setelah kesalahan umpan ke belakang yang gagal diantisipasi kiper Alex Meret.
Napoli sempat menyamakan kedudukan lewat gol Stanislav Lobotka, tetapi Assane Diao memastikan kemenangan Como dengan gol penentu di babak kedua.
"Kami masih harus berkembang, tetapi kemenangan ini sangat penting. Saya memberi para pemain dua hari libur sebagai penghargaan," tutup Fabregas.
Napoli Kehilangan Puncak Klasemen
Kekalahan ini membuat Napoli kehilangan posisi puncak Serie A. Inter Milan kini naik ke posisi teratas dengan 57 poin, unggul satu angka dari Napoli (56).
Sementara itu, Como naik ke peringkat 15 dengan 28 poin, menjauh dari zona degradasi.
Juventus juga meraih kemenangan 1-0 atas Cagliari, dan Atalanta mencukur Empoli 5-0 untuk terus bersaing di papan atas.
Dengan kompetisi semakin ketat, persaingan di Serie A masih terbuka lebar menjelang pekan-pekan terakhir musim ini. (*)
Editor : Ockta Prana Lagawira