Jawa Pos Radar Lawu - Perwakilan putra tunggal Indonesia Jonatan Christie dipulangkan Axelsen perwakilan pemain asal Denmark.
Bertanding di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, pada Sabtu 18 Januari 2025, Jonatan Christie kalah dalam permainan hingga rubber game dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Pertandingan pada saat game pertama Jonatan Christie tampil seperti biasanya, yang membuat Axelsen dengan mudah mendapatkan tiga poin beruntun.
Jonatan atau akrab dipanggil Jojo, mencoba untuk merebut poin tapi malah semakin tertinggal jauh 3-7.
Semakin lama jojo mengalami kesulitan untuk memangkas jarak dengan Axelsen, hingga akhirnya pemain tunggal putra Indonesia tersbut harus tertinggal 6-11.
Setelah waktu jeda, Jojo tampil dengan semakin baik ia mampu membalikkan skor dan unggul menjadi 14-13, namun keunggulan tersebut tak berlangsung lama.
Axelsen kembali merebut poin dan kembali memimpin 15-14, walaupun sempat tertinghal dua poin, jojo mendapatkan tiga angka beruntun dan kembali memimpin 18-17.
Keunggulan dari Jojo terus bertambah menjadi 19-17, setelah smash yang dilakukan Axelsen tersebut keluar dari lapangan
Pertarungan di game pertama berhasil diraih oleh Jonatan dengan perolehan skor 21-17.
Memasuki game kedua, Axelsen lari dengan kencang setelah tertinggal satu poin lebih dulu, wakil Denmark tersebut meraih poin beruntun dan memimpin 6-1.
Jonatan mengalami kesulitan untuk mengejar jarak dari poin yang tertinggal 5-11 tersebut.
Setelah waktu jeda, kini jojo kembali merebut poin demi poin hingga ia mendapatkan empat poin beruntun untum memperkecil skor menjadi 9-11.
Lalu Axelsen yang semakin kehilangan irama bermainnya, Jonatan dapat membuka peluang bagi dirinya dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 12-12.
Jonatan yang tampak terlalu gegabah saat melancarkan serangannya hingga lawan dapat menerima tiga poin beruntun.
Pada akhirnya Jonatan harus mengakui dari kesalahannya dan membuat pertarungan pada game kedua berakhir 14-21.
Memasuki fase rubber game, kedua pemain kembali melancarkan pola permainan yang sangat ketat, membuat pemain asal Denmark tersebut hanya memimpin sampai 11-10.
Setelah waktu jeda, Jojo semakin tak berdaya pada fase rubber game ini ia mengaku harus kalah dari Axelsen pada game penentu ini.
Pemain putra tunggal asal Denmark, Axelsen memenangkan pada game penentu ini dengan perolehan skor 15-21. (aris-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid