Jawa Pos Radar Lawu - Persebaya Surabaya mencatatkan tren positif di Liga 1 2024–2025 dengan tujuh kemenangan, semuanya diraih dengan selisih satu gol.
Namun, peluang meraih kemenangan dengan margin lebih besar terbuka lebar pada laga pekan ke-12 melawan Madura United.
Pertandingan ini bertajuk Derbi Suramadu dan akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan malam ini pukul 19.00 WIB, disiarkan langsung oleh Indosiar.
Madura United tengah berada dalam kondisi sulit setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Dalam dua laga terakhir, Laskar Sape Kerrab kebobolan delapan gol, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terburuk di Liga 1. Dari 11 pertandingan, Madura United sudah kebobolan 24 kali.
Absennya tiga pemain kunci—Ahmad Rusadi, Lulinha, dan Arsa Ahmad—semakin memperburuk situasi tuan rumah.
Lulinha, sebagai top skor klub dengan tujuh gol, serta Rusadi dan Arsa yang menjadi pemain andalan, harus absen karena akumulasi kartu dan pemanggilan tim nasional.
Meski begitu, pelatih Madura United Paulo Menezes tetap optimistis. Ia menginstruksikan timnya untuk menunjukkan semangat juang seperti saat mereka sukses di AFC Challenge League.
Menezes juga mengingatkan para pemainnya untuk mewaspadai mantan pemain mereka, Francisco Rivera, yang kini memperkuat Persebaya. "Rivera punya motivasi khusus. Kami harus waspada," ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persebaya, Paul Munster, tidak ingin meremehkan Madura United meski lawan berada di papan bawah.
"Kami tetap waspada, karena di Liga 1 tidak ada pertandingan yang mudah," ujar Munster. Persebaya sendiri juga kehilangan beberapa pemain andalan, termasuk Alfan Suaib dan Mikael Tata yang dipanggil timnas, serta Malik Risaldi yang masih dalam masa pemulihan cedera.
Absennya Malik membuka peluang bagi Kasim Botan untuk tampil sebagai false nine. "Ini laga penting, dan saya siap memberikan 100 persen," kata Kasim dengan penuh semangat.
Melihat kondisi lawan yang pincang dan lemahnya pertahanan, peluang Persebaya untuk mencatatkan kemenangan dengan margin besar cukup terbuka.
Namun, Munster menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah menjaga mentalitas pemenang dan meraih tiga poin. "Kami tidak peduli skor, yang penting adalah menang," tandas pelatih asal Irlandia itu.
Laga ini bukan hanya soal poin, tetapi juga mempertaruhkan gengsi dua tim besar Jawa Timur dalam Derbi Suramadu. Apakah Persebaya akan mampu mencatatkan kemenangan meyakinkan, ataukah Madura United memberikan kejutan? Semua akan terjawab malam ini. (*)
Editor : Riana M.