Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Venue PON XXI Aceh dan Sumut Berlumpur, Makanan Atlet Basi hingga Fasilitas Tak Memadai, DPR RI Ikut Bersuara

Nur Wachid • Jumat, 13 September 2024 | 23:15 WIB
Keluhan atlet terkait kesiapan venue PON XXI Aceh dan Sumut yang viral. (KOLASE CAPTURE)
Keluhan atlet terkait kesiapan venue PON XXI Aceh dan Sumut yang viral. (KOLASE CAPTURE)

Jawa Pos Radar Lawu- Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) 2024 menjadi ajang olahraga terbesar di Indonesia.

Namun, persiapan menjelang pelaksanaannya tidak lepas dari sejumlah kontroversi, terutama terkait infrastruktur yang belum sepenuhnya siap.

Kritik datang dari berbagai kalangan, mulai dari keterlambatan pembangunan hingga ketidakpastian terkait kesiapan venue yang akan digunakan untuk beberapa cabang olahraga.

Penyelenggaraan PON XXI Aceh - Sumatera Utara ramai diperbincangkan khalayak publik, khususnya di media sosial.

Beberapa waktu lalu, viral video di media sosial yang menunjukkan jalan akses menuju GOR Bola Voli Indoor Sumut Sport Center yang sangat memprihatinkan.

Unggahan tersebut di posting oleh atlet yang ikut bertanding dalam PON, salah satunya story akun instagram @shellabernadhetaa milik atlet volly Jawa Barat Shella Bernadheta Onnan.

Ia memposting beberapa video terkait kondisi venue yang masih berantakan, tampak alat berat yang berada di sekitar venue PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

Lokasi istirahat para atlet juga terlihat hanya dilapisi dengan banner bekas. foto itu dibagikan oleh Shella pada akun instagramnya, lengkap dengan caption “ang ang ang”.

Video yang kemudian jadi heboh di jagat media sosial itu dibagikan oleh atlet cabang olahraga (cabor) bola volly yang harus berjalan melintasi jalur yang becek dan berlumpur untuk menuju ke venue pertandingan.

Akun milik pemain voli putra @achmadrizalns memposting story instagram berupa akses menuju lokasi dengan papan kayu kecil sebagai jembatan yang dilewati oleh atlet lain dengan caption “cabor ninja warior @ad_tegek07”

Baca Juga: Heboh Awan Tsunami di Twitter X, Apa Itu? Namanya Fenomena Awan Arcus, BMKG Beri Penjelasan dan Dampak Cuaca  

Bagaimana tidak, venue yang digunakan untuk pertandingan PON XX 2024 tersebut dipenuhi genangan air, becek, dan berlumpur.

Bahkan, beberapa triplek serta potongan kayu juga berserakan di venue tersebut.

Bukan hanya itu, para atlet juga terpaksa menggunakan papa kecil sebagai alas agar sepatu yang mereka gunakan tak terperosok ke dalam lumpur.

Tampak juga dalam video tersebut, ada alat berat yang masih terparkir di venue pertandingan.

Banyak pihak yang mempertanyakan kesiapan tuan rumah dalam menyelenggarakan ajang olahraga nasional yang sarat akan gengsi tersebut.

Keterlambatan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa beberapa venue mungkin tidak siap tepat waktu. Hal ini diperburuk dengan kendala cuaca yang bisa memperlambat konstruksi.

Publik mulai meragukan kesiapan Aceh sebagai tuan rumah, dan beberapa tokoh olahraga menyarankan agar venue cadangan disiapkan di provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, sorotan juga turut disuarakan wakil rakyat. Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareria, menekankan pentingnya perbaikan segera dalam persiapan PON XXI agar tidak mengganggu konsentrasi atlet menjelang pertandingan.

“Pertanyaannya, apakah persiapannya sudah benar kalau begini?” ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/9/2024) dilansir Radar Lawu dari Jawa Pos. 

Ia merujuk pada unggahan viral di media sosial yang memperlihatkan para atlet harus melewati jalanan becek menuju venue, menunjukkan ketidaksiapan infrastruktur PON di Aceh dan Sumatera Utara.

Andreas menegaskan bahwa dana negara yang dialokasikan untuk PON tidaklah kecil, namun kenyataannya, fasilitas yang tersedia masih jauh dari standar yang diharapkan.

Selain masalah infrastruktur, Andreas juga menyoroti keluhan para atlet mengenai makanan yang disediakan. Mulai dari porsi yang tidak memadai hingga makanan yang basi.

Menurutnya, kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama karena PON merupakan ajang nasional bergengsi yang mempertemukan para atlet terbaik Indonesia.

Andreas mempertanyakan tanggung jawab panitia pelaksana, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Kita ingin melahirkan atlet terbaik, tapi bagaimana bisa bersaing dengan negara lain jika fasilitas yang diberikan masih sangat buruk," tutupnya. (balqis-magang-iain/kid)

 

Tim Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, pemateri dan tim bola serta pengurus PERSAS.
Tim Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, pemateri dan tim bola serta pengurus PERSAS.
Editor : Nur Wachid
#Kritikan #venue #makanan #2024 #aceh #Mengeluh #penuh #atlet #dpr ri #lumpur #banjir #basi #panen #sumatera utara #proyek #Bersuara #molor #PON XXI #viral