Jawa Pos Radar Lawu – Pelatih timnas Filipina, Tom Saintfiet, sontak mengakui bahwa timnya membutuhkan keajaiban untuk bisa menang melawan Timnas Indonesia dalam laga terakhir Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pertandingan yang akan berlangsung pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, pada Selasa (11/6/2024).
Dalam konferensi pers yang digelar sehari sebelum pertandingan, Saintfiet mengungkapkan bahwa Indonesia adalah lawan yang sulit, terlebih dengan dukungan kurang lebih 77 Ribu suporter yang dipastikan memadati SUGBK.
Tom Saintfiet juga mewaspadai agresivitas dari Timnas Indonesia di awal laga, khususnya pada 20 menit pertama.
"Saya yakin besok mereka akan mencoba menyerang di 20 menit pertama dan mencoba mencetak gol," jelasnya dalam konferensi pers yang diberedar di medsos.
Pelatih andalan Timnas Filipina juga menambahkan, "Indonesia adalah tim yang suka tampil menyerang. Mereka juga berbahaya dalam transisi dan kadang pertahanannya juga kuat."
Meskipun Filipina sudah dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, dengan hanya mengumpulkan 1 poin dan berstatus juru kunci klasemen Grup F, Saintfiet menegaskan bahwa timnya tidak akan membiarkan Indonesia mengakhiri laga dengan mudah.
"Kami akan mencoba apa yang kami bisa, tim akan mencoba menciptakan peluang. Kalau melihat di atas kertas, komposisi tim Indonesia sangat kuat,jadi kami harus mencoba bertahan dan mencegah mereka untuk mencetak gol." tegas Tom Saintfiet membela anak asuhnya.
Di sisi lain, Saintfiet juga mengakui bahwa dukungan puluhan ribu suporter Indonesia akan menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
Meski begitu, Tom Saintfiet tetap merasa senang dan bangga bisa bermain di stadion sebesar SUGBK.
"Saya mengikuti sepak bola Indonesia sejak lama. Saya senang bisa ke sini dan main di stadion fantastis seperti ini," tuturnya dalam menutup konferensi pers tersebut. (okta-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid