Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Siapa Penerus Kevin Sanjaya? Atlet Badminton dengan Segudang Prestasi Itu Gantung Raket, Fans Kangen Aksi Tengil di Lapangan

Nur Wachid • Jumat, 17 Mei 2024 | 20:01 WIB
Atlet Badminton Kevin Sanjaya Memutuskan Gantung Raket, Setelah Mempertimbangkan dengan Matang Sejak Pertengahan Februari 2024. (Ig @kevin_sanjaya)
Atlet Badminton Kevin Sanjaya Memutuskan Gantung Raket, Setelah Mempertimbangkan dengan Matang Sejak Pertengahan Februari 2024. (Ig @kevin_sanjaya)

Jawa Pos Radar Lawu - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia bulutangkis.

Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang panjang dan matang sejak pertengahan bulan Februari 2024. Kevin mengungkapkan bahwa keputusan untuk pensiun ini tidak diambil dengan mudah.

"Sebelum memutuskan hal ini, pertimbangannya pasti sangat banyak. Yang pasti kalau saya lanjut bermain di dunia bulutangkis, saya tidak mau hanya sebagai penggembira," tulis kevin pada laman instagram.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Kevin hanya ingin terus berkarier jika masih bisa berkompetisi di level tertinggi.

Selama sebelas tahun memperkuat tim nasional, Kevin telah mencatatkan banyak prestasi bersama pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon.

Mereka memenangkan berbagai gelar bergengsi seperti All England, medali emas Asian Games, dan Piala Thomas 2020.

Pasangan ini juga pernah menduduki peringkat satu dunia dalam sektor ganda putra untuk waktu yang lama. Karier Kevin di dunia bulutangkis dimulai sejak usia lima tahun.

"Perjalanan saya di dunia badminton di mulai dari saya berusia 5 tahun. Di usia saya yang ke 12, saya merantau dari Banyuwangi ke Kudus untuk mengejar cita-cita saya sebagai atlet nasional. Di tahun 2013 saya mendapat kesempatan untuk bergabung ke PBSI di Jakarta," kenangnya.

Meskipun belum berhasil meraih medali Olimpiade atau Kejuaraan Dunia, Kevin merasa bersyukur atas segala pencapaiannya.

Salah satu alasan utama Kevin memutuskan untuk pensiun adalah cedera bahu yang dialaminya sejak tahun 2017, yang tidak kunjung membaik. Selain itu, cedera yang dialami Marcus juga memperburuk situasi mereka.

"Dimulai dari cedera bahu saya yang tidak kian membaik sejak tahun 2017. Ditambah, partner saya cedera dan berujung kami tidak mungkin dapat memperebutkan tiket ke Olimpiade 2024," jelas Kevin.

Kevin telah mencoba untuk bangkit dengan dipasangkan bersama pemain muda di Pelatnas PBSI, namun upaya tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan.

"Lalu saya mendapat kesempatan untuk memiliki partner yang baru. Namun, saya rasa kami kurang pas karena kami berdua sama-sama pemain depan," kata Kevin. Setelah berbagai upaya dan diskusi, Kevin akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Kevin mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama ini.

"Saya sangat bersyukur Tuhan telah memberikan karier yang luar biasa di dunia badminton. Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk semua yang telah mendukung dan mendoakan perjalanan saya sampai saat ini," tulis Kevin.

Dengan keputusan ini, dunia bulutangkis kehilangan salah satu atlet terbaiknya. Kevin Sanjaya Sukamuljo akan selalu dikenang atas prestasinya yang luar biasa di lapangan. (herlin-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#bulu tangkis #atlet #gantung raket #Tengil #pengganti #kevin sanjaya #badminton