Jawa Pos Radar Lawu - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan program Hidangan Berkah Ramadan kepada panti asuhan, pondok pesantren, serta musala dan masjid di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan sekitarnya pada hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (19/2/2026).
Sebanyak 250 nasi kotak dan 400 paket takjil didistribusikan kepada anak yatim, santri, serta jemaah yang menjalankan ibadah puasa.
Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, khususnya mustahik di wilayah perkotaan.
Momentum Ramadan Perkuat Kepedulian Sosial
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat solidaritas melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Melalui program ini, BAZNAS RI ingin memastikan para yatim, santri, dan jemaah dapat berbuka dengan layak dan penuh kebahagiaan.
Ini adalah amanah para muzaki yang kami salurkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Menurutnya, program Hidangan Berkah Ramadan diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pangan para penerima manfaat, terutama di hari-hari awal puasa.
Baca Juga: 3.500 Piring Terbang di Masjid Jogokariyan Selama Ramadan, Takjil dan Buka Puasa Gratis Setiap Hari!
Panti Asuhan dan Pesantren Sampaikan Apresiasi
Ketua Yayasan Yatim Piatu Rasulullah, Rusdiyanti, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang secara konsisten diberikan BAZNAS setiap Ramadan.
“Alhamdulillah, dengan adanya Hidangan Berkah Ramadan ini sangat membantu, sehingga di hari pertama puasa anak-anak tidak perlu membeli makanan untuk berbuka. Mudah-mudahan para donatur disehatkan dan dimudahkan rezekinya,” katanya.
Hal serupa disampaikan Pimpinan Al-Qalam Islamic Boarding School, Imad, Lc., yang menilai bantuan pangan sangat dibutuhkan di lingkungan pesantren dengan aktivitas 24 jam.
“Bantuan ini sangat bermanfaat, apalagi di pondok pesantren yang kegiatannya 24 jam dan membutuhkan dukungan pangan. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi para donatur,” ujarnya.
Rafi (17), salah satu santri penerima manfaat, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah berbagi keberkahan di bulan suci.
Disalurkan ke Masjid di Pusat Perbelanjaan
Tak hanya panti asuhan dan pesantren, bantuan juga disalurkan ke sejumlah masjid di pusat perbelanjaan, termasuk Masjid Bahrul Ulum di Pacific Place.
Pengurus masjid, Shodiqin, menyebut paket berbuka tersebut akan dibagikan kepada jemaah yang berbuka puasa di masjid.
Program ini menegaskan peran BAZNAS dalam memperluas jangkauan distribusi zakat, tidak hanya di kawasan pemukiman, tetapi juga di ruang publik perkotaan yang menjadi titik aktivitas masyarakat saat Ramadan.
Mahasiswa BINUS Semarang Turut Berbagi Takjil Ramadan
Sementara itu, semangat berbagi juga dilakukan mahasiswa BINUS University melalui kegiatan pembagian takjil di Semarang pada Ramadan sebelumnya.
Sebanyak 32 mahasiswa terlibat dalam kegiatan berbagi takjil ke sejumlah panti asuhan, yakni Panti Asuhan Al-Jannah, Panti Asuhan Al-Huda, Panti Asuhan Rahmatan Lil ‘Alamin 1, serta Masjid Siti Fatimah.
Total 145 paket takjil dibagikan kepada anak-anak panti dan jemaah masjid. Kegiatan tidak hanya berupa pembagian makanan, tetapi juga diisi dengan permainan edukatif, penyampaian materi singkat tentang Ramadan, serta buka puasa bersama.
Kegiatan ini menjadi contoh implementasi nilai kepedulian sosial di kalangan mahasiswa sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antara kampus dan masyarakat.
Melalui berbagai program berbagi takjil dan hidangan berbuka, Ramadan 1447 H menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial.
Baik melalui lembaga resmi seperti BAZNAS maupun inisiatif mahasiswa, semangat berbagi terus tumbuh demi menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.(*)
*Nizaria Kusumastuti. Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani