Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Menkomdigi Meutya Hafid: 2.400 Kantor Pos Siap Salurkan BLT Kesra 2025 ke 35 Juta KPM, PT Pos Siap Layani Bantuan Secara Door To Door

Nur Wachid • Rabu, 5 November 2025 | 21:45 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid

Jawa Pos Radar Lawu - Menjelang pertengahan November 2025, pemerintah terus mempercepat proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).

Dalam kunjungannya ke Kantor Pos Cabang Pembantu Blahkiuh, Abiansemal, Badung, Bali, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan kesiapan 2.400 Kantor Pos Layanan Pos Universal (LPU) di seluruh Indonesia untuk menyalurkan bantuan sosial tersebut.

“Alhamdulillah, Pak Haris mengatakan bahwa seluruh kantor pos se-Indonesia sudah siap. Insyaallah, yang ditargetkan kepada kantor pos sebanyak 17 juta KPM,” beber Meutya Hafid saat meninjau kantor pos di Abiansemal (2/11/2025).

Menurut Meutya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar BLT Kesra segera disalurkan agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.

Total penerima manfaat ditargetkan mencapai 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hingga 20 November 2025, dengan 17 juta KPM di antaranya akan menerima bantuan melalui kantor pos.

Penyaluran BLT Kesra Didukung Infrastruktur dan SDM Kantor Pos

Menkomdigi Meutya Hafid memastikan PT Pos Indonesia telah siap secara infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) untuk menyalurkan dana bantuan ini.

Tahap pertama penyaluran BLT Kesra telah dimulai pada 27 Oktober 2025, dengan total 650 ribu KPM, dan berjalan lancar tanpa hambatan.

“Tahap pertama juga sudah dilakukan tanggal 27 Oktober dengan jumlah 650 ribu KPM dan alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

BLT Kesra diberikan sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah situasi ekonomi yang masih dalam proses pemulihan.

Proses penyaluran dilakukan melalui dua jalur, yaitu:

1. Bank-bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, dan BTN) untuk penerima yang sudah memiliki rekening KKS Merah Putih, sebanyak 18,2 juta KPM.

2. PT Pos Indonesia, bagi penerima baru atau yang belum memiliki rekening, sebanyak 17,2 juta KPM.

Kriteria dan Inovasi Layanan PT Pos Indonesia

Pemerintah telah menetapkan bahwa penerima BLT Kesra 2025 merupakan masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan kategori desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok masyarakat paling miskin hingga pra-sejahtera.

Bantuan ini tidak hanya menyasar peserta program reguler seperti PKH dan BPNT, tetapi juga diberikan kepada keluarga rentan miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial sebelumnya.

Kantor Pos Siap Jalankan Penyaluran dan Layanan Door to Door

Meutya Hafid menegaskan pentingnya optimalisasi Layanan Pos Universal (LPU) agar distribusi bansos berlangsung merata dan efisien di seluruh daerah.

Ia juga meminta PT Pos Indonesia untuk berinovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang kesulitan mengakses kantor pos.

“Kalau nanti masyarakatnya satu-dua hal tidak bisa hadir, PT Pos akan memberikan BLT langsung ke depan pintu rumah penerima manfaat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pengantaran langsung (Door to Door) bagi penerima yang tidak dapat hadir ke kantor pos, terutama lansia dan warga yang sedang sakit.

Dengan kesiapan 2.400 kantor pos di seluruh Indonesia, pemerintah optimistis penyaluran BLT Kesra 2025 akan berjalan lancar, cepat, dan tepat sasaran sebelum tenggat waktu 20 November 2025.(rafli-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#kantor pos #bantuan sosial #pos #Menkomdigi Meutya Hafid #penyaluran BLT Kesra #Layanan Pos Universal #november