Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Ribuan Santri Meriahkan Kemah dan Expo Pesantren Jawa Timur 2025: Syiar, Inovasi, dan Semangat Hari Santri

Nur Wachid • Rabu, 29 Oktober 2025 | 03:10 WIB
Kemah Santri Jawa Timur Dan Expo (Sumber: Instagram Kemenag Jatim)
Kemah Santri Jawa Timur Dan Expo (Sumber: Instagram Kemenag Jatim)

Jawa Pos Radar Lawu - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar acara akbar bertajuk Kemah Santri dan Expo Pesantren Jawa Timur 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (24–25 Oktober 2025), di halaman Kantor Wilayah Kemenag Jatim, dan diikuti oleh 190 santri putra dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Acara ini menjadi puncak syiar Hari Santri di Jawa Timur, sekaligus wadah untuk menampilkan semangat kemandirian, kreativitas, dan kolaborasi antar-pesantren.

Dengan mengusung tema “Santri Siaga Jiwa Raga”, kegiatan ini menegaskan peran strategis santri sebagai penjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di era modern.

Perkemahan Santri: Ajang Pembinaan Karakter dan Silaturahmi

Setiap peserta hadir bersama satu pembina dan satu pendamping dari Kantor Kemenag masing-masing daerah. Mereka mengikuti berbagai kegiatan pembinaan karakter, seperti diskusi kebangsaan, lomba keterampilan, dan pengajian bersama tokoh ulama Jawa Timur, Gus Kautsar.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi, membuka acara secara resmi dan menyampaikan harapan agar santri terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Santri bukan hanya penjaga tradisi, tetapi juga agen perubahan yang siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Expo Pesantren: Etalase Kemandirian dan Inovasi Santri

Expo Pesantren menjadi magnet utama dalam rangkaian acara. Setiap kabupaten/kota menampilkan produk unggulan pesantren, mulai dari makanan khas, kerajinan tangan, produk herbal, hingga karya teknologi sederhana hasil inovasi santri. Stan-stan expo dipenuhi pengunjung yang antusias melihat langsung kreativitas para santri.

Beberapa produk yang menarik perhatian antara lain sabun herbal, batik pesantren, kopi santri, dan madu produksi lokal. Selain itu, pertunjukan seni budaya seperti hadrah, qasidah, dan teater pesantren turut memeriahkan suasana expo, memperlihatkan kekayaan ekspresi santri dalam menyampaikan pesan moral dan spiritual.

Sinergi Pemerintah dan Pesantren: Membangun Ekosistem Kemandirian

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Jatim sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kemandirian pesantren.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, bersama Kasi PD Pontren Moh. Saefurrizal, turut hadir dalam rangkaian kegiatan dan menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam membangun ekosistem pemberdayaan umat.

“Expo ini bukan hanya ajang pameran, tetapi juga ruang strategis untuk memperluas jejaring dan membuka akses pasar bagi produk santri,” ujar Achmad Fa’iz.

Ia menambahkan bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi kreatif dan perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar digital.

Santri dan Masa Depan Indonesia: Siaga Jiwa Raga

Tema “Santri Siaga Jiwa Raga” bukan sekadar slogan, tetapi refleksi dari kesiapan santri menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dalam kegiatan ini, para santri menunjukkan ketangguhan, kreativitas, dan semangat kolaboratif yang menjadi modal penting dalam membangun masa depan Indonesia.

Kegiatan Kemah dan Expo Pesantren ini juga menjadi ruang pembelajaran lintas pesantren. Para santri saling bertukar pengalaman, ide, dan strategi pemberdayaan.

Beberapa peserta bahkan menyampaikan rencana untuk membentuk forum santri kreatif lintas kabupaten sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini.

Dokumentasi dan Jejak Digital: Menyebarkan Syiar Pesantren

Baca Juga: 5 Hotel Terbaik di Surabaya untuk Liburan dan Bisnis: Mewah, Strategis, dan Nyaman di Kota Pahlawan

Seluruh rangkaian kegiatan didokumentasikan secara profesional dan disebarluaskan melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial dan kanal resmi Kemenag.

Video pembukaan, wawancara peserta, dan liputan expo telah diunggah dan mendapat respons positif dari masyarakat luas.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan inklusif, melibatkan lebih banyak pondok pesantren, komunitas lokal, dan mitra strategis.

Selain itu, dokumentasi kegiatan ini juga akan menjadi bahan edukasi dan promosi pesantren di berbagai platform digital. (husnul-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#hari santri #pesantren #expo #jawa timur #kemah #santri