Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Petisi Pembatalan TKA 2025 Viral, 100 Ribu Siswa Teken Protes ke Kemendikbud

Nur Wachid • Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:56 WIB
Pembatalan TKA 2025
Pembatalan TKA 2025

Jawa Pos Radar Lawu - Gelombang suara pelajar menggema di dunia maya setelah Petisi Pembatalan TKA 2025 mendadak viral dan menarik perhatian publik.

Lebih dari 100 ribu siswa menandatangani petisi daring yang berisi protes ke Kemendikbud atas kebijakan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dinilai terburu-buru.

Mereka menilai waktu persiapan terlalu singkat dan materi ujian tidak sesuai dengan kurikulum di sekolah.

Dukungan terhadap petisi ini terus bertambah, mencerminkan keresahan luas di kalangan pelajar dan guru.

Kini publik menanti tanggapan resmi Kemendikbud terkait tuntutan untuk meninjau ulang kebijakan pelaksanaan TKA 2025 tersebut.

Fakta Utama

Sebuah petisi daring dengan judul “Batalkan Pelaksanaan TKA 2025” dibuat oleh akun Siswa Agit pada 26 Oktober 2025 di platform Change.org.

Menurut data terbaru, petisi tersebut telah meraih lebih dari 100.000 tanda tangan dari siswa yang menolak pelaksanaan TKA 2025.

Alasan Penolakan

Dalam isi petisi dijelaskan bahwa pelaksanaan TKA muncul secara mendadak tanpa persiapan yang memadai.

Menurut keterangan, kebijakan tersebut diresmikan melalui Perkaban Nomor 45 Tahun 2025 tentang Kerangka Asesmen TKA pada 14 Juli 2025, sedangkan simulasi resmi baru dimulai 6 Oktober 2025 meninggalkan waktu persiapan sekitar 3,5 bulan.

Siswa menyebut bahwa materi yang luas dan format baru membuat mereka belum mampu menyesuaikan, ditambah jadwal kelas 12 yang padat dan fasilitas belum merata antar-sekolah.

Baca Juga: Viral Warga Tuban Keluhkan Kualitas BBM Pertalite Sebabkan Kendaraan Bermasalah, Curiga Warnanya Agak Beda

Jadwal dan Konteks Pelaksanaan

TKA 2025 ditargetkan dilaksanakan untuk jenjang SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tanggapan pemerintah terkait tuntutan pembatalan petisi tersebut.

Implikasi & Respons

Petisi ini menandakan adanya keresahan luas di kalangan pelajar dan guru terhadap perubahan kebijakan ujian.

Dukungan terhadap petisi ini terus bertambah secara daring dan menjadi sorotan banyak media.

Publik menantikan tanggapan dari Kemendikbud apakah akan ada penundaan, pembatalan, atau penyesuaian kebijakan agar lebih adil bagi siswa.

Dengan lebih dari 100 ribu siswa menandatangani petisi untuk membatalkan pelaksanaan TKA 2025 dan melakukan protes ke Kemendikbud, isu ini menjadi sorotan utama dunia pendidikan.

Pemerintah dihadapkan pada kebutuhan untuk mengevaluasi kembali kebijakan agar siswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan merata. (ghiska-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#100 ribu siswa #Petisi Pembatalan TKA 2025 #viral #protes ke Kemendikbud