Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Warga Detik-Detik Banjir Madiun saat Salat Tarawih, Waduk Dawuhan Meluap Rendam Rumah

Nur Wachid • Minggu, 16 Maret 2025 | 06:45 WIB
Banjir Madiun rendam rumah warga.
Banjir Madiun rendam rumah warga.

MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu – Banjir Madiun merendam rumah di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (15/3/2025) malam.

Luapan Waduk Dawuhan disebut sebagai penyebab utama air meluber hingga masuk ke pemukiman warga.

Menurut kesaksian Ririn Ariyanti (20), warga Desa Ngadirejo, hujan deras sudah mengguyur wilayahnya sejak pukul 16.00 WIB.

Namun, puncak kepanikan terjadi saat air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB, bertepatan dengan waktu salat tarawih.

"Saat tarawih, tiba-tiba air datang begitu cepat. Warga yang masih di masjid langsung panik dan buru-buru pulang untuk menyelamatkan barang-barang," ujar Ririn. 

Banjir ini menggenangi beberapa desa, termasuk Mojorayung, Dempelan, Nglanduk, dan Nglandangan.

Ketinggian air mencapai 60 hingga 70 sentimeter di beberapa titik.

Akses Jalan Alternatif Madiun-Surabaya Tertutup Banjir

Banjir ini tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga memutus akses jalan alternatif Madiun-Surabaya.

Sejumlah kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Sementara kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati melewati genangan air yang cukup tinggi.

Warga berusaha menyelamatkan barang elektronik dan perabot rumah tangga.

Beberapa lainnya membantu mengevakuasi lansia ke tempat yang lebih aman.

"Banjir datang tiba-tiba, air dari Waduk Dawuhan meluap. Kami nggak sempat menyelamatkan banyak barang, hanya yang bisa dibawa cepat saja," tambah Ririn.

Tanggapan Warga dan Upaya Evakuasi

Beberapa warga menyebut banjir kali ini lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Faktor utama diduga kondisi hutan di Lereng Wilis yang semakin gundul.

Sehingga air hujan langsung mengalir deras tanpa tertahan resapan alami.

Sementara itu, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi serta pemantauan terhadap kondisi terkini di lokasi terdampak.

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada warga yang membutuhkan pertolongan darurat atau lokasi yang masih terisolasi akibat genangan air. (jho/kid)

Editor : Nur Wachid
#dampak #banjir madiun #waduk dawuhan