Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Resmi! Tiktok Indonesia Kini Miliki Kanal STEM Khusus Konten Edukatif untuk Usia Dibawah 18 Tahun

Winarsih • Jumat, 14 Maret 2025 | 22:09 WIB
Ilustrasi Logo TikTok
Ilustrasi Logo TikTok

Jawa Pos Radar Lawu - TikTok Indonesia menghadirkan kanal edukatif STEM, yang ditujukan bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun.

Kanal ini bertujuan untuk memberikan akses lebih mudah ke konten-konten pendidikan yang bermanfaat bagi anak-anak.

Kanal yang berfokus pada ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika (science, technology, engineering, and mathematics/STEM) ini akan merekomendasikan berbagai konten edukatif dari kreator dalam dan luar negeri.

TikTok mulai memperkenalkan kanal ini sejak pekan lalu dan akan meluncurkannya secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan.

Peluncuran ini mendapat respons positif dari Ayu (36), seorang ibu rumah tangga di Tangerang Selatan, Banten, yang memiliki anak berusia lima tahun.

Ia sering memberikan akses media sosial kepada anaknya, kecuali TikTok, karena kesulitan menemukan konten yang sesuai dengan usia sang buah hati.

"Saya berharap di kanal baru TikTok ini akan ada konten khusus untuk edukasi belajar membaca dan berhitung yang sesuai dengan usia anak saya," ujar Ayu saat ditemui di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (13/3).

Ayu menyebutkan bahwa anaknya menghabiskan sekitar satu jam per hari untuk mengakses media sosial, terutama menonton video kartun dan permainan yang telah dikurasi.

Selain hiburan, ia ingin anaknya lebih banyak terpapar konten edukatif.

Sementara itu, Zahra, seorang pelajar kelas 1 SMA di Bandung, mengaku antusias menyambut fitur ini karena akan membantunya memahami berbagai materi pelajaran.

"Jenis konten yang akan banyak saya cari mungkin terkait materi pembelajaran yang belum begitu saya pahami saat di kelas, misalnya matematika atau lainnya.

Selain itu, saya juga tertarik mencari rekomendasi buku-buku bacaan," tutur remaja berusia 16 tahun itu.

Kanal STEM ini akan otomatis aktif bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun, sedangkan pengguna dewasa dapat mengaktifkannya secara manual.

Kanal ini akan muncul di bagian kiri atas laman utama TikTok.

TikTok menyatakan bahwa peluncuran kanal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan komunitas belajar dan sejalan dengan misi pemerintah dalam meningkatkan talenta STEM di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid pun menyambut baik inisiatif ini.

"Saya optimistis kanal STEM TikTok dapat membekali generasi muda dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan daya saing bangsa, serta mendukung target pemerintah dalam mencetak 9 juta talenta digital pada 2030," ujar Meutya dalam pernyataan resmi yang dirilis TikTok. 

Saat ini, jumlah pengguna TikTok di Indonesia mencapai 135 juta per bulan. Selain sebagai platform hiburan, banyak pengguna juga memanfaatkan TikTok untuk belajar.

Konten edukatif menjadi salah satu kategori paling populer, dengan lebih dari 24 juta unggahan bertagar edukasi.

Di Indonesia, terdapat ratusan kreator yang aktif membagikan konten edukatif.

Beberapa di antaranya adalah Andrea Novita, yang memberikan edukasi tentang inovasi teknologi pangan, serta Melan Achmad (79), seorang kakek yang rutin mengajarkan matematika melalui video-video pendek. (Wi)

 

Editor : Riana M.
#Edukatif #tiktok #konten edukasi #stem #tiktok indonesia #dibawah 18 tahun