Jawa Pos Radar Lawu – Misteri Suzuki Ertiga putih yang ditemukan tanpa pemilik di jurang Tahura R. Soerjo, Pacet, Mojokerto semakin menjadi perbincangan.
Mobil dengan nomor polisi B 1572 HFP itu ditemukan dalam kondisi mesin masih menyala dan pintu pengemudi terbuka, namun tanpa jejak penumpang maupun sopir.
Ditelusuri melalui Google Maps, lokasi tempat mobil ini ditemukan memang dikenal sebagai jalur ekstrem dengan tanjakan curam dan tikungan tajam di tengah hutan rimbun.
Jalur Pacet-Cangar ini terkenal sebagai rute yang rawan kecelakaan, terutama bagi pengemudi yang kurang familiar dengan medan terjalnya.
Hingga tiga hari setelah evakuasi pada Sabtu (8/2/2025) dini hari, pemilik Ertiga tersebut masih belum diketahui.
Namun, beberapa petunjuk penting ditemukan dalam kendaraan, yang diduga milik pemilik mobil tersebut:
Kunci remote Suzuki Ertiga
Dompet berisi uang tunai
Kartu anggota dan tiga setel seragam TNI AL
Ditemukannya atribut TNI AL ini membuat pihak kepolisian dan Polisi Militer (PM) turun tangan dalam penyelidikan.
Saat ini, kendaraan tersebut telah diamankan ke Kantor Detasemen Denpom V/2 Mojokerto untuk penyelidikan lebih lanjut.
Jalur Pacet-Cangar, Medan Ekstrem yang Rawan Kecelakaan
Jalan Pacet-Cangar dikenal sebagai jalur alternatif menuju Batu, Malang, yang kerap dipilih wisatawan karena menawarkan pemandangan hutan rimbun dan udara sejuk.
Namun, jalur ini juga memiliki tantangan besar bagi pengemudi, di antaranya:
Tanjakan curam dengan tikungan tajam
Minim penerangan saat malam hari
Kondisi jalan yang licin saat hujan
Minim rambu lalu lintas dan pengamanan tepi jalan
Banyak insiden kendaraan terperosok ke jurang atau mengalami kecelakaan tunggal di jalur ini akibat pengemudi yang kurang waspada atau tidak mengenal kondisi medan.
Pihak terkait masih terus menelusuri apakah insiden ini berkaitan dengan tindak kriminal, kelalaian, atau faktor lainnya. Untuk saat ini mobil telah diamankan, dan publik masih menunggu jawaban pasti atas misteri Ertiga tanpa pemilik di jurang Pacet, Mojokerto ini. (kid)
Editor : Nur Wachid