Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Joe Biden Tetap Kirim Senjata ke Israel meski Banjir Kritik Internasional, Kebijakan Kontroversial Perkuat Konflik di Gaza

Oktaviani Sindy • Minggu, 5 Januari 2025 | 19:20 WIB
Meski dihujani kritik global, Biden tetap pasok senjata miliaran dolar ke Israel, memperkuat konflik Gaza.
Meski dihujani kritik global, Biden tetap pasok senjata miliaran dolar ke Israel, memperkuat konflik Gaza.

Jawa Pos Radar Lawu - Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Joe Biden kembali menjadi sorotan setelah berencana menjual senjata tambahan senilai $8 miliar (sekitar Rp129,6 triliun) kepada Israel. 

Langkah ini tetap dilakukan meskipun kritik tajam dari berbagai negara terus menyeruak terkait dukungan AS terhadap serangan Israel di Gaza.

Menurut dari laporan Al Jazeera, protes menuntut embargo senjata terhadap Israel telah berlangsung selama berbulan-bulan di berbagai belahan dunia.

Namun, kebijakan AS tidak menunjukkan perubahan signifikan. 

Bahkan sebelumnya, pada bulan Agustus 2024, Washington telah menyetujui penjualan jet tempur dan peralatan militer lainnya kepada Israel senilai $20 miliar (sekitar Rp324 triliun).

Seperti diketahui bahwa, AS adalah pemasok senjata terbesar bagi Israel, yang menyumbang 69 persen dari total impor senjata konvensional utama negara tersebut antara tahun 2019 dan 2023.

Menurut data Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Sistem ini memainkan peran penting dalam melindungi Israel dari serangan roket, rudal, dan pesawat nirawak yang diluncurkan kelompok bersenjata Palestina di Gaza, serta ancaman dari kelompok bersenjata lain yang didukung Iran.

Ditambah, setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, Presiden Biden menegaskan komitmennya untuk memberikan bantuan militer tambahan kepada Israel. 

SIPRI mencatat bahwa ribuan bom berpemandu dan rudal segera dikirimkan pada akhir tahun 2023. 

Di tengah lonjakan kekerasan di Gaza, kritik terhadap kebijakan AS terus kian meningkat. 

Para pengunjuk rasa menilai langkah ini hanya memperpanjang konflik dan penderitaan warga sipil.

Meski begitu, Washington tak peduli dan tetap pada posisinya, menunjukkan dukungan penuh terhadap sekutunya di Timur Tengah.

Keputusan Joe Biden untuk terus memasok senjata ke Israel meskipun menghadapi tekanan internasional, dan menegaskan prioritas strategis AS di kawasan ini. 

Namun, langkah tersebut juga memunculkan pertanyaan besar tentang komitmen AS terhadap hak asasi manusia dan stabilitas global. (okta)

Editor : Riana M.
#palestina #kirim senjata #Israel #pemasok senjata #as #gaza #amerika serikat #joe biden