Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Penembak Bos Rental Ngaku TNI AU Diringkus, Anak Korban Ungkap Cerita Pilu Lapor Polisi Tak Ditanggapi

Nur Wachid • Sabtu, 4 Januari 2025 | 20:03 WIB
Ajat Supriatna, salah satu komplotan penembak bos rental di Tol Merak, pelaku mengaku anggota TNI AU.
Ajat Supriatna, salah satu komplotan penembak bos rental di Tol Merak, pelaku mengaku anggota TNI AU.

Jawa Pos Radar Lawu – Salah satu pelaku penembakan tragis bos rental di Rest Area KM 45 Tol Tangerang Merak berhasil diringkus polisi.

Ajat Supriatna (32), yang mengaku sebagai anggota TNI AU saat insiden terjadi, ditangkap di rumah saudaranya di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Jumat (3/1).

Kasatreskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf, menjelaskan Ajat adalah bagian dari komplotan yang menyewa mobil Honda Brio milik korban Ilyas Abdurahman (IAS), bos rental mobil yang tewas dalam insiden tersebut.

Ajat disebut disuruh oleh pelaku lain, IM, untuk mencari mobil rental yang nantinya digadaikan.

"Dia hanya bertugas mencari mobil rental, lalu menyerahkannya kepada IM. Selanjutnya, mobil itu digadaikan, tapi IM tidak menyebut kepada siapa," kata Alfian dilansir Radar Lawu dari Radar Jombang.

Kronologi Penembakan Ilyas, Bos Rental, Pelaku Ngaku Anggota TNI AU 

Insiden ini bermula ketika Agam Muhammad (26), anak IAS, bersama ayahnya melacak mobil rental menggunakan GPS setelah mengetahui dua perangkat GPS mobil dipotong pelaku di wilayah Pandeglang.

Mereka berhasil menghadang mobil Brio di pertigaan Saketi, Pandeglang.

Namun, situasi berubah tegang ketika Ajat mengeluarkan senjata api sambil mengancam.

"Dia bilang, 'Saya anggota TNI AU, awas kalian!', sambil menodongkan senjata," ungkap Agam.

Baca Juga: Nonton Film Tulang Belulang Tulang Full Movie HD, Kisah Seru Keluarga Batak dan Tradisi Mangokal Holi

Situasi semakin memanas ketika mobil Sigra hitam, yang diduga milik rekan pelaku, datang dan menabrak kendaraan tim rental. Kedua mobil pelaku pun melarikan diri.

Agam bersama tim kembali membuntuti pelaku hingga ke Balaraja, Tangerang.

Namun, meski telah meminta pendampingan dari Polsek, permintaan mereka ditolak.

"Petugas di Polsek konfirmasi ke Kapolsek, tapi hasilnya tetap tidak ada pendampingan. Padahal kami hanya ingin perlindungan karena tahu pelaku bersenjata," tambah Agam.

Penembakan Tragis Bos Rental di Rest Area

Aksi kejar-kejaran berakhir di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, ketika mobil pelaku dihentikan.

Situasi berubah menjadi tragis ketika salah satu pelaku melepaskan lima tembakan, yang mengenai IAS di bagian dada dan tangan kiri hingga tewas, serta melukai Ramli Abu Bakar (60) di bawah ketiak kanan.

Meski sempat dilarikan ke RSUD Balaraja, nyawa IAS tidak dapat diselamatkan.

"Ayah saya terkena tembakan di dada dan tangan. Pak Ramli juga terluka. Kami hanya ingin keadilan untuk ayah saya," ungkap Agam dengan pilu.

Polisi Masih Memburu Pelaku Lain

Polisi terus memburu pelaku lain, termasuk IM, yang diduga menjadi otak penggadaian mobil rental.

Kasus penembakan bos rental ini memicu perhatian luas, terutama setelah muncul cerita mengenai permintaan pendampingan polisi yang ditolak. (kid)

Editor : Nur Wachid
#kronologi #laporan polisi #anak #Bos rental #Tol Tangerang Merak #korban #rest area #tni au #Cerita #penembakan