Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

OCCRP Nyatakan Jokowi Pemimpin Terkorup Dunia 2024, PSI: Kalau Pak Jokowi Korupsi, Rakyat Pasti Tahu

Oktaviani Sindy • Kamis, 2 Januari 2025 | 16:06 WIB
PSI bantah tudingan OCCRP soal Jokowi sebagai pemimpin terkorup dunia 2024.
PSI bantah tudingan OCCRP soal Jokowi sebagai pemimpin terkorup dunia 2024.

Jawa Pos Radar Lawu - Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) memasukkan nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam daftar pemimpin paling korup dunia 2024. 

Pernyataan ini menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, yang membantah keras laporan tersebut.

Dimana, Andy Budiman menilai laporan OCCRP tidak memiliki dasar yang kuat. 

“Secara metodologis, publikasi itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Ini jelas berbeda dengan survei ilmiah dengan pengambilan sampel yang cermat untuk menghindari bias,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (1/1/2024).

Menurut Andy, Jokowi tidak pernah melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain secara tidak sah. 

Bahkan, ia meminta OCCRP melihat fakta bahwa tingkat kepercayaan rakyat kepada Jokowi tetap tinggi hingga akhir masa jabatannya.

“Kalau Pak Jokowi korupsi, rakyat pasti tahu dan tingkat kepercayaan anjlok. Rakyat melihat langsung kerja Pak Jokowi, tidak ada korupsi,” tegasnya.

Di sisi lain, Jokowi juga turut memberikan tanggapan terkait laporan tersebut dang mengaku santai menanggapi tudingan tersebut. 

“Ya sekarang banyak sekali fitnah, banyak framing jahat, banyak tuduhan,” ujar Jokowi.

Laporan OCCRP yang menuduh Jokowi melakukan manipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam, hingga pelanggaran hak asasi manusia.

Namun, Jokowi mempertanyakan bukti atas tuduhan tersebut. 

“Terkorup-terkorup apa? Yang dikorupsi apa ya dibuktikan apa?” ucapnya dengan santai.

Selain Jokowi, OCCRP juga memasukkan empat tokoh lain ke dalam daftar finalis pemimpin terkorup dunia 2024.

Pernyataan menohok OCCRP ini menjadi sorotan publik di dalam dan luar negeri.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai laporan tersebut cenderung bias dan tidak valid secara ilmiah. (okta)

Editor : Riana M.
#menuduh #tokoh politik #OCCRP #pemilu #psi #manipulasi #jokowi #pelanggaran hak asasi manusia