Erupsi Gunung Raung, Bandara Banyuwangi Tetap Beroperasi Normal? Ini Penjelasan Lengkapnya
Nur Wachid• Selasa, 24 Desember 2024 | 22:46 WIB
Gunung Raung erupsi susulan sebanyak empat kali, status waspada.
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Lawu - Aktivitas Gunung Raung yang mengalami erupsi sejak Selasa (24/12/2024) telah memicu kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap penerbangan di Bandara Banyuwangi.
Gunung Raung, yang terletak di perbatasan Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, memuntahkan abu vulkanik dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Abu yang terbawa angin sempat terdeteksi menuju arah barat daya, tetapi belum berdampak signifikan pada jalur penerbangan.
Koordinasi intensif dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan. PPGA Raung melaporkan bahwa status aktivitas Gunung Raung berada pada level siaga, namun kondisi jalur udara di sekitar bandara masih aman.
General Manager Bandara Banyuwangi, Johan Seno Acton, memastikan bahwa hingga saat ini, operasional bandara berjalan normal.
Johan mengungkapkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Raung dan AirNav untuk memantau perkembangan situasi.
"Sampai dengan saat ini, aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi masih normal," kata Johan dilansir Radar Lawu dari RRI.
Johan menambahkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah mitigasi jika aktivitas erupsi meningkat.
"Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan segera memberikan informasi terbaru kepada masyarakat serta maskapai," jelasnya.
Masyarakat dan calon penumpang diminta untuk tidak panik, namun tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan erupsi Gunung Raung. (kid)