MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga Untung Subagyo, sopir bus Tirto Agung yang menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan tragis di Tol Pandaan-Malang.
Jenazah pria 46 tahun ini tiba di rumah duka di Desa Bangunasri, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Selasa (24/12/2024) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
Keluarga dan kerabat menyambut jenazah dengan isak tangis sebelum prosesi pemakaman yang berlangsung pukul 09.45 WIB.
Tragedi ini terasa semakin menyayat hati karena hanya berselang sepuluh hari setelah almarhum menikahkan putri pertamanya.
“Kami tidak menyangka musibah ini akan terjadi. Sepuluh hari lalu, almarhum baru saja pulang untuk menikahkan anak perempuannya,” ungkap Sulistyono, salah satu kerabat almarhum, dengan suara bergetar.
Kenangan Terakhir Sebelum Perpisahan dengan Sopir Bus Korban Kecelakaan Tol Malang
Winarsih (46), istri almarhum, tampak tak kuasa menahan tangis saat mengantarkan jenazah suaminya ke tempat peristirahatan terakhir.
“Dia pamit hari Rabu lalu untuk menjemput rombongan siswa dari Bogor. Kami tidak pernah membayangkan itu adalah pamitannya yang terakhir,” ujar Winarsih.
Untung Subagyo telah puluhan tahun bekerja sebagai sopir bus, menjadi tulang punggung keluarga dan membesarkan dua anaknya. Selain putri yang baru saja menikah, Untung meninggalkan seorang putra yang masih duduk di bangku SMK.
“Selama libur sekolah seperti ini, dia jarang pulang karena pekerjaan menumpuk. Meski lelah, dia tetap menjalankan tugasnya demi keluarga,” tambah Sulistyono.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Wisata Dekat Sarkawi Sumberurip, Kurang Afdol jika Tak Sekalian Dikunjungi!
Kronologi Kecelakaan Bus Tol Pandaan-Malang
Kecelakaan maut terjadi di KM 77+200 A Tol Pandaan-Malang pada Senin (23/12/2024) sore.
Bus yang dikemudikan Untung membawa rombongan siswa SMP IT Darul Quran Mulia Putri, Bogor, bertujuan ke Kampung Inggris, Kediri, setelah sebelumnya berwisata ke Gunung Bromo.
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, mengonfirmasi bahwa empat orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk Untung.
Bus mengalami kerusakan parah di bagian depan setelah bertabrakan dengan truk bermuatan pakan ternak.
“Hasil evakuasi kami menunjukkan total ada empat korban tewas. Salah satunya adalah sopir bus,” jelas AKBP Putu Kholis dilansir Radar Lawu dari Jawa Pos.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama PT Jasamarga Pandaan-Malang masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid