Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Presiden Prabowo Apresiasi Sikap Gus Miftah: Tindakan Kesatria, Jarang di Indonesia Orang Bersalah Mundur

Oktaviani Sindy • Sabtu, 7 Desember 2024 | 03:56 WIB
Prabowo apresiasi keputusan Gus Miftah mundur dengan tindakan kesatria, mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas ucapan yang viral. (Istimewa)
Prabowo apresiasi keputusan Gus Miftah mundur dengan tindakan kesatria, mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas ucapan yang viral. (Istimewa)

Jawa Pos Radar Lawu - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas keputusan Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Keputusan ini diambil setelah Gus Miftah menjadi sorotan publik akibat video viral yang menampilkan dirinya menghina seorang pedagang es teh.

Saat memberikan penjelasan terkait hal tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa tindakan mundur Gus Miftah merupakan tindakan kesatria yang jarang terjadi di Indonesia, terutama di kalangan pejabat publik.

Bahkan, ia menilai bahwa Gus Miftah telah menunjukkan tanggung jawab yang besar atas kesalahannya.

“Lihat langsung, tadi dapat laporan beliau sudah mengundurkan diri, saya kira itu adalah tindakan bertanggung jawab, tindakan kesatria. Beliau sadar salah ucap. Beliau bertanggung jawab dan beliau mengundurkan diri,” ujar Prabowo kepada awak media di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (6/12/2024) malam.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya sadar bahwa ucapan Gus Miftah tersebut tidak bermaksud jahat atau menghina, melainkan merupakan kesalahan ucapan yang tidak disengaja.

“Saya kira kita hargai sikap kesatria itu. Saya kenal beliau, mungkin beliau sering berceramah di kalangan bawah, mungkin bahasa beliau, niatnya bukan niat jahat, bukan niat menghina, tetapi terlepas, mungkin dia salah, salah ucap,” lanjut Prabowo.

Bagi Prabowo, tindakan mundur Gus Miftah mencerminkan rasa tanggung jawab yang jarang dilakukan oleh pejabat publik di Indonesia.

Keputusan itu dianggap sangat langka, karena tidak banyak orang yang mau mengakui kesalahan mereka dan bertindak untuk memperbaikinya.

“Beliau sadar beliau salah, beliau bertanggung jawab, beliau mengundurkan diri. Saya kira di Indonesia, jarang orang merasa salah bertanggung jawab dan mengundurkan diri ya, jadi kita hargai yang itu,” tambahnya.

Meskipun Gus Miftah sudah mengundurkan diri, Prabowo belum memutuskan siapa yang akan menggantikan posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

“Nanti kita cari, nanti kita cari oke,” kata Prabowo saat ditanya mengenai pengganti Gus Miftah.

Hal ini menunjukkan pentingnya integritas dan kesadaran untuk memperbaiki kesalahan, meskipun terkadang sulit untuk dilakukan oleh pejabat publik.

Langkah ini menjadi contoh penting bagi banyak orang dalam mengakui kesalahan dan mengambil tindakan yang tepat. (okta)

 

Editor : Riana M.
#apresiasi #Pedagang Es Teh #jabatan #gus miftah #video viral #Menghina #Presiden Prabowo #Prabowo Subianto #presiden #pengunduran diri #Menanggapi