Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pasien Meninggal Saat Pijat di Magetan, Panti Pijat Tuna Netra Ditutup Sementara, Ini Penyebab dan Kronologi Lengkapnya

Aprilita Sari • Jumat, 1 November 2024 | 19:46 WIB
Pasien meninggal saat pijat di Magetan. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)
Pasien meninggal saat pijat di Magetan. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Warga Magetan dikejutkan dengan insiden meninggalnya seorang pria saat menjalani pijat di Panti Pijat Tuna Netra Sumber Waras, yang dikelola oleh Dinas Sosial (Dinsos) Magetan.

Kejadian tersebut berlangsung di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, pada Jumat (1/11/2024) pagi.

Pria yang diketahui bernama Mujiono (58), warga setempat, menjadi pasien pertama yang datang sekitar pukul 08.00 WIB.

Sementara itu, pemijatnya adalah Sarju (54), seorang tuna netra.

Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa seluruh pemijat di Panti Pijat Sumber Waras telah terlatih.

Parminto menerima laporan dari pemijat bahwa pasien tiba-tiba tidak bergerak saat sesi berlangsung.

Setelah diperiksa, ternyata pasien sudah meninggal dunia.

"Sebelumnya tidak ada tanda-tanda mencurigakan dari pasien, namun karena pemijatnya tuna netra, ia tidak bisa mengamati kondisi pasien secara detail," ungkap Parminto.

Menurut Parminto, pasien telah menjalani pijat selama sekitar 30 menit.

Pada menit ke-25, Mujiono yang awalnya tengkurap meminta untuk berbaring terlentang karena merasa kelelahan.

Baca Juga: Oknum Pejabat Kementerian Komdigi Diduga Terlibat Judi Online, RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Meski Sarju mengingatkan agar tetap tengkurap, Mujiono berbaring terlentang sendiri dan mulai mendengkur.

“Mujiono adalah langganan Pak Ju. Ia datang pukul 08.00 dengan keluhan kelelahan. Ia tiba dengan ojek dan meminta tukang ojek untuk menjemputnya nanti setelah pijat selesai," tambah Parminto.

Karena kejadian ini, pihak Dinsos Magetan memutuskan untuk menutup sementara Panti Pijat Tuna Netra Sumber Waras selama sepekan.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardhani, mengungkapkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Candirejo dan Tim Inafis Polres Magetan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana pada jenazah Mujiono.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, Mujiono memang memiliki riwayat penyakit.

"Keluarga menyebutkan bahwa almarhum sudah lama menderita sakit.

Jumat pagi ia merasa kurang enak badan dan mungkin mengalami serangan jantung," ujar Ika.

Barang yang dibawa Mujiono saat datang ke panti hanya minyak kayu putih, menandakan kondisinya kurang sehat.

"Setelah pemeriksaan selesai dan tidak ada tanda kekerasan, jenazah kami serahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman," tutupnya. (ril/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#meninggal #penyebab #kronologi #Panti #magetan #tuna netra #pasien #pijat