Jawa Pos Radar Lawu – Sempat mendapat perawatan selama lima hari di Rumah Sakit , Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga Menghembuskan nafas di RS Telogorejo, Semarang, minggu (6/10). Diketahui, AKBP Yoga dan rombongannya kecelakaan di ruas jalan tol Batang pada selasa (1/10) dini hari pukul 01.25 WIB.
Dalam kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang tewas di tempat yakni, supir dan ajudannya. Mobil Toyota Fortuner H 1981 MY yang membawa Kapolres Boyolali itu menabrak truk trailer H 9806 BV bermuatan tiang listrik dari beton.
Berikut fakta – fakta dalam kecelakaan Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga:
- Ajudan dan sopir tewas
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan dua orang tewas seketika dalam kejadian itu yakni ajudan dan sopir Kapolres, Bripda Rio Risna Saputra (23) warga Ngadirejo RT 01/07 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Mojosongo dan Bripda Vabrillian Dean Artono (23) warga Dukuh Asem Growong RT 09/03 Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari.
- Sempat dinyatakan selamat
Dalam kecelakaan tersebut, AKBP Yoga sempat dinyatakan selamat dan di rawat di rumah sakit karena mengalami luka-luka di kepala.
- Hendak tengok keluarga
Perjalanan Kapolres Boyolali diketahui hendak menuju ke Jakarta untuk keperluan menengok keluarga yang sedang sakit. Kapolres juga sudah mengajukan izin terkait kepergiannya dini hari itu.
"Beliau mau ke Jakarta akan menengok keluarga yang sakit dan sudah izin. Saat kejadian posisi beliau di kursi belakang," tutur Artanto.
- Pengakuan kernet truk
Menurut pengakuan kernet truk, Purwanto (26), ia sempat mengira benturan yang dirasakannya merupakan ban truk yang meletus.
Saat itu truk yang ditumpanginya mendahului truk lainnya sekitar 200 meter. Tak lama, saat truk ingin masuk ke jalur lambat, laju truk terasa berat tertahan sesuatu. Ia pun sempat mengira bahwa beban yang dirasakan merupakan ban truk yang meletus
"Awalnya ya saya kira kebanan (ban meletus), terus truknya minggir, minggir sedikit-sedikit, minggir berhenti saya turun," kata Purwanto.
- TAA selidiki kecelakaan tersebut
Sementara terkait penyelidikan kecelakaan, Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menurunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.
"Ini masih penyelidikan ya karena itu kejadian mengakibatkan meninggal dunia, tentunya penyelidikan harus hati-hati dan mesti ada kepastian. Kita menggunakan scientific crime investigation dan kita lakukan juga TAA dari Ditlantas untuk melaksanakan penyelidikan laka lantas tersebut. Sudah ada tim TAA dari kemarin," kata Artanto di Polda Jateng.
- Meninggal dunia pada minggu (6/10)
Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga dikabarkan meninggal dunia. Kabar tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto.
"Betul, innalillahi wa innalillahi rojiun," ujar Artanto melalui pesan singkat, Minggu (6/10/2024).
Informasi yang diterima Almarhum meninggal dunia pukul 20.00 WIB. Jenazah Muhammad Yoga akan dimakamkan di Depok, Jawa Barat.
"Meninggal pukul 20.00 WIB, akan dimakamkan di Depok, Jakarta," kata Artanto.
Artanto menjelaskan, jenazah diberangkatkan dari Kota Semarang langsung menuju Depok menggunakan mobil yang dikawal.
"Malam ini jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta sekitar pukul 22.00 WIB. (Melalui) Jalan darat dengan pengawalan lalu lintas," jelasnya.
Sumber : Berbagai Sumber
Tag ; AKBP, Polres, Polda, Rumah Sakit (RS), Jenazah, TAA, Kecelakaan, Boyolali, Meninggal Dunia, Tol, Batang, Semarang
Editor : Riana M.