Jawa Pos Radar Lawu - Timnas Indonesia mencetak kemenangan telak 4-0 atas Maladewa dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia U20 2025 pada Rabu (25/9/2024) malam.
Di balik laga tersebut, Maladewa bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata mewah, tetapi juga memiliki sejumlah fakta menarik yang patut kita ketahui.
1. Maladewa, Negara dengan Penduduk 100% Muslim
Maladewa, yang berpenduduk sekitar 500.000 jiwa, adalah negara yang menetapkan Islam sebagai agama resmi.
Berdasarkan konstitusi tahun 2008, semua warga negara Maladewa wajib memeluk agama Islam. Oleh karena itu, di Maladewa, penduduk tidak diperbolehkan memeluk agama lain selain Islam.
Bahkan, wisatawan yang berkunjung diimbau untuk menghormati aturan ini, seperti tidak mengenakan bikini di pantai-pantai umum atau di pulau-pulau yang dihuni warga setempat.
2. Negara Terendah di Dunia
Maladewa merupakan negara dengan topografi terendah di dunia, dengan ketinggian rata-rata hanya 1,5 meter di atas permukaan laut.
Hal ini membuat negara tersebut sangat rentan terhadap kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim.
Dari 1.190 pulau karang yang ada, hanya 200 yang berpenghuni, sementara sisanya digunakan untuk resort atau tidak berpenghuni.
3. Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi
Sejak tahun 1972, Maladewa membuka pintunya untuk pariwisata internasional, yang kini menjadi sektor andalan ekonomi negara tersebut.
Keindahan alam dan kekayaan bawah lautnya menarik banyak wisatawan mewah dari seluruh dunia.
Sekitar 30% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Maladewa berasal dari sektor pariwisata, menjadikan negara ini sangat bergantung pada industri tersebut.
4. Negara dengan Ribuan Pulau Tak Berpenghuni
Maladewa terdiri dari 1.192 pulau, namun hanya sekitar 200 yang dihuni. Setiap resort di Maladewa memiliki pulaunya sendiri, menciptakan suasana eksklusif dan privasi tinggi bagi para pengunjung.
Wisatawan dapat menikmati pantai pribadi dan pemandangan alam yang menakjubkan di setiap pulau yang dikelola secara mandiri oleh resort-resort tersebut. (dhila-mg-iain/kid)
Editor : Nur Wachid