Pelaku Mengincar Nia Penjual Gorengan Sejak Lama, Terungkap Motif Tersangka Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan, Padang Pariaman
Nur Wachid• Sabtu, 21 September 2024 | 02:01 WIB
Motif dan alasan pelaku tega berbuat keji dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan Nia penjual gorengan di Padang Pariaman. (KOLASE ISTIMEWA)
PADANG PARIAMAN, Jawa Pos Radar Lawu - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan tragis yang menimpa Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan asal Padang Pariaman, Sumatera Barat, terus mengungkap fakta baru yang mengejutkan.
Indra Septriaman (26), pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka, mengakui tindakannya yang keji dengan alasan yang membuat masyarakat terhenyak.
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono, mengungkap bahwa sejak awal, Indra sudah memiliki niat buruk terhadap Nia.
Hal ini terbukti dengan persiapan tali rafia yang dibawa pelaku untuk mengikat korban jika melawan. Pemerkosaan ini bukan terjadi secara spontan, tetapi telah direncanakan.
Kronologi Kejadian Kasus Nia Penjual Gorengan: Niat Keji Pelaku Sudah Dipersiapkan
Menurut Suharyono, peristiwa memilukan ini terjadi ketika Nia sedang berjualan gorengan di sekitar kampungnya.
Korban dipanggil oleh tersangka yang saat itu sedang berkumpul dengan tiga orang temannya. Setelah melakukan transaksi, Nia berjalan pulang.
Namun, di tengah perjalanan, Indra menghadang korban dan mulai melakukan aksinya.
"Korban dicegat oleh pelaku di tengah jalan, kemudian dibawa ke atas bukit sejauh 2 kilometer. Di lokasi tersebut, pelaku memerkosa korban," ujar Suharyono dalam konferensi pers di Polres Padang Pariaman, Jumat (20/9/2024).
Fakta Baru: Nia Penjual Gorengan Diseret 2 Km ke Bukit untuk Diperkosa
Nia sempat melawan, namun pelaku dengan keji menyeretnya sejauh 2 kilometer ke atas bukit sebelum melakukan pemerkosaan.
Setelah itu, pelaku melakukan tindakan sadis dengan membunuh Nia dan membawa jenazahnya kembali ke lokasi penguburan.
"Setelah korban tewas, tubuhnya dibawa lagi sejauh 300 meter untuk dikuburkan dengan kedalaman sekitar 1 meter," lanjut Suharyono.
Motif Pelaku: Mengincar Nia Penjual Gorengan Sejak Lama
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa Indra sudah mengincar Nia sejak lama. Ia sering melihat korban berjualan gorengan di sekitar tempat tinggalnya.
Dengan persiapan matang, termasuk membawa tali rafia, pelaku jelas memiliki niat jahat untuk memperkosa dan menghilangkan nyawa korban.
Fakta ini memicu kemarahan masyarakat, yang menuntut keadilan bagi Nia dan keluarganya.
"Kami tidak bisa membiarkan ini terjadi lagi. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," ungkap seorang warga setempat. (kid)