SEMARANG, Jawa Pos Radar Lawu – Kasus tragis menimpa Aulia Risma Lestari (ARL), seorang dokter muda yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Ia ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Jalan Lempongsari, Kota Semarang, pada Senin (12/8), diduga karena bunuh diri.
Berikut 5 Fakta terkait kasus dokter muda Aulia Risma Lestari diduga bunuh diri, mahasiswi PPDS Undip Semarang:
1. Kondisi Kamar Terkunci dari Dalam
Kematian ARL terungkap saat teman-temannya merasa khawatir karena ia tidak merespons panggilan telepon sejak pagi.
Ketika rekan-rekannya mendatangi indekosnya, pintu kamar ARL terkunci dari dalam.
Setelah berhasil membuka pintu dengan bantuan tukang kunci, mereka menemukan ARL sudah tidak bernyawa.
2. Diduga Suntikkan Obat ke Tubuhnya
Dari hasil penyelidikan awal, ARL diduga mengakhiri hidupnya dengan cara suntikkan obat ke tubuhnya.
Meski demikian, polisi masih menyelidiki lebih lanjut mengenai obat yang digunakan serta motivasi di balik tindakan tersebut.
Baca Juga: Dugaan Penyebab Dokter Muda Aulia Rima Lestari Bunuh Diri, Netizen Speak Up Bullying di PPDS Undip
3. Isu Perundungan di PPDS Undip
Kasus bunuh diri ini memicu spekulasi bahwa Aulia mungkin mengalami perundungan (bullying) selama menjalani pendidikan PPDS.
Meski demikian, pihak kepolisian masih akan mendalami informasi ini untuk memastikan kebenarannya.
4. Viral di Media Sosial
Kasus kematian Aulia telah menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).
Banyak netizen yang mengecam praktik perundungan dalam lingkungan pendidikan dokter spesialis dan mendesak agar kasus ini diusut tuntas.
5. Penghentian Sementara Program PPDS Anestesi Undip
Menyusul kejadian ini, Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan surat penghentian sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Fakultas Kedokteran Undip.
Langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan adanya perundungan yang dialami peserta didik dalam program tersebut.
Kasus ini telah menambah daftar panjang insiden tragis yang melibatkan tekanan mental pada mahasiswa kedokteran di Indonesia.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap fakta di balik kematian Aulia Risma Lestari, dengan harapan tidak ada lagi korban dari praktik perundungan di lingkungan pendidikan. (kid)
Editor : Nur Wachid