Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Sebelum Meninggal, Ahli Kecantikan Thailand Ini Donorkan Organnya di Korea Selatan , Ini Ceritanya

Nur Wachid • Jumat, 12 Juli 2024 | 20:00 WIB
(JAWA POS)
(JAWA POS)

Jawa Pos Radar Lawu – Ahli kecantikan asal Thailand, Purima Rungthongkumkul (35), mendonorkan organ tubuhnya kepada lima orang.

Itu setelah dia dinyatakan mati otak di Korea Selatan. Purima yang tinggal di Bangkok, kehilangan kesadaran pada 27 Juni 2024 dan dilarikan ke Rumah Sakit Haeundae Paik Universitas Inje.

Meskipun menerima perawatan, dia tidak pernah sadar dan dinyatakan mati otak pada 5 Juli 2024.

Keluarganya, yang segera datang ke Korea Selatan setelah menerima kabar tersebut, setuju untuk mendonorkan organ tubuhnya.

"Ini adalah keinginan terakhirnya untuk kami. Dalam budaya Thailand, diyakini bahwa ketika seseorang meninggal, mereka bereinkarnasi ke dalam kehidupan yang baru," ungkap keluarga.

"Kami berpikir bahwa menyelamatkan nyawa lain pada saat kepergiannya adalah tindakan kebaikan terbesar."

Purima mendonorkan jantung, paru-paru, hati, dan kedua ginjalnya. Dikenal karena kepribadiannya yang ceria dan kemampuannya mengangkat semangat orang-orang di sekitarnya. 

Purima bekerja di sebuah salon kecantikan di Bangkok dan berjuang untuk menjadi penata rambut terkenal di dunia.

Dia juga menikmati perjalanan dengan sepeda motor dan menghabiskan waktu bersama kucing serta keluarganya.

Baca Juga: Muhammadiyah Sambut Kedatangan Grand Syekh Al Azhar di Gedung Dakwah

Baca Juga: Heboh! Dr. Richard Lee Beri Kode Ingin Memeluk Agama Islam, Begini Tanggapan sang Istri

"Purima, kamu selalu menjadi yang terbaik dalam hidup kami. Sekarang saatnya kamu beristirahat, jadi jangan khawatirkan apa pun dan beristirahatlah dengan tenang di surga. Kami akan selalu memikirkanmu dan sangat mencintaimu," ungkap sang ibunda.

Menurut Badan Donasi Organ Korea, jumlah warga negara asing yang telah mendonorkan organ tubuh setelah mati otak di Korea Selatan meningkat setiap tahun.

Tahun ini, sudah ada empat donasi semacam itu, terhitung sekitar 1,8 persen dari seluruh donasi organ mati otak di Korea Selatan.

Purima Rungthongkumkul, dengan keputusannya untuk mendonorkan organ, telah memberikan harapan dan kehidupan baru kepada lima orang, menunjukkan tindakan kebaikan yang luar biasa dalam menghadapi tragedi pribadi. (kid)

Editor : Nur Wachid
#organ #donor #ahli kecantikan #thailand #korea selatan