Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pilkada Ponorogo 2024: Asalkan Wakilnya Tetap Bisa Patahkan Mitos Dua Periode? Lisdyarita Pilih Naik Sepeda dengan Sugiri Sancoko

Sugeng Dwi N. • Rabu, 8 Mei 2024 | 03:48 WIB

Pilkada Ponorogo 2024. (GRAFIS HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)
Pilkada Ponorogo 2024. (GRAFIS HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)

PONOROGOJawa Pos Radar Ponorogo – Mitos dua periode tak berlaku bagi calon yang sebelumnya menjabat wakil bupati (wabup) kemudian macung bupati.

Sebaliknya, justru kandidat tersebut memiliki peluang besar menang. Bupati Amin salah satunya, yang mendulang kemenangan pada Pilkada 2010 lalu.

Ketika itu Amin berpasangan dengan Yuni Widyaningsih meraup suara 250.651 suara.

Baca Juga: Sugiri dan Lisdyarita Daftar Pasangan Bakal Calon Bupati Ponorogo 2024 dari PKB, Loncat dari PDIP?

Amin berhadapan dengan bupati petahana Muhadi Suyono-Yusuf Pribadi dengan perolehan 174.152 suara, disusul pasangan Supriyanto-Nyamut Suseno 116.744 suara. Sebelumnya, Amin merupakan wakil dari Bupati Muhadi periode 2005-2010.

Strategi itu yang coba dipahami poros petahana untuk mempertahankan takhta pada Pilkada 2024 ini.

Lisdyarita menilai gagalnya para bupati pendahulu macung pada periode kedua ditudingnya tidak lepas dari kemistri antara pasangan bupati dan wakilnya.

Baca Juga: Viral Bocor Alus Kuda Hitam Diimpor dari Madiun, Wajah Baru Calon Bupati Ponorogo 2024, Siapa?

Maju dengan wakil yang berbeda, menurutnya menandakan adanya pecah kongsi, pun, tidak harmonis di akhir masa jabatan. Sehingga petahana sebelum-sebelumnya gagal.

‘’Kami dengan Pak Giri tidak ada pecah kongsi, bahkan masih sama-sama tujuannya. Ini kami jadikan landasan mematahkan mitos nanti,’’ ujar Lisdyarita mantap.

Baca Juga: PKB Butuh Jago Mentes, Pengamat Politik Menilai Poros Tengah Berpeluang Besar Menangkan Calon Bupati Ponorogo 2024 

Lisdyarita memastikan bakal kembali mendampingi Sugiri Sancoko pada Pilkada 2024. Dia tak percaya sepenuhnya dengan mitos dua periode.

Menurutnya, kinerja pemerintah di gerbongnya pada periode ini menjadi jawaban meyakinkan kembali rakyat.

Baca Juga: Demokrat Berat Petahana, Eman Poros Tengah, Pilih Buka Pendaftaran Calon Bupati Ponorogo 2024, Ini Kata Ketua DPC Demokrat Ponorogo, Jawa Timur 

Meskipun tak dipungkiri sejumlah tawaran dari partai politik (parpol) memintanya macung sebagai calon bupati.  

‘’Ada meme saya naik pesawat sendiri, ada juga yang naik sepeda sama Pak Giri, saya pilih naik sepeda saja,’’ tegasnya.

Baca Juga: Ancang-Ancang Koalisi Nasdem-Gerindra di Pilkada, Modal 13 Kursi di Poros Rivalitas, Usung Ipong Muchlissoni Jadi Calon Bupati Ponorogo 2024? 

Penelusuran koran ini fakta membuktikan Pilkada 2010 dan 2015 lalu, petahana kalah kebetulan dengan wakil yang baru.

Muhadi Suyono maju dengan wakil baru, Yusuf Pribadi pada Pilkada 2010. Serta Ipong Muchlissoni dengan wakil baru Bambang Tri Wahono pada Pilkada 2015.

Baca Juga: Dua Poros Pilkada Saling Lirik Taktik, PDIP-Nasdem Wait and See Buka Pendaftaran Calon Bupati Ponorogo 2024

Mitos dua periode turut dicermati para pengamat politik. Sejak Pemilu digelar perdana 2004 lalu, tidak ada satupun bupati petahana yang mengulang kemenangan.

‘’Apakah nanti Pak Sugiri bisa memecahkan mitos ini, tentu menjadi tantangan sendiri,’’ kata Robby Darwis Nasution, Kaprodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo).

Baca Juga: Menakar Kekuatan Tiga Poros Pilkada, PKB, Nasdem, PDIP Layak Pimpin Koalisi, Siapa Calon Bupati Ponorogo 2024?

Selain mitos dua periode, Robby turut menyoroti PAN dalam setiap gelaran kontestasi. Entah mejer atau membawa hoki, koalisi yang didukung PAN menang dalam dua periode Pilkada berurut.

Pilkada 2015 PAN merapat ke koalisi Nasdem, Ipong menang. ‘’Pilkada 2020 PAN ganti ke koalisi PDIP, Pak Sugiri waktu itu hanya sembilan kursi, menang,’’ ujarnya. (gen/kid)

Editor : Nur Wachid
#2024 #bupati #Sugiri Sancoko #jawa timur #Lisdyarita #wakil #mitos dua periode #calon #pilkada ponorogo