Jawa Pos Radar Lawu - Kabar duka meninggalkan influencer Lula Lahfah masih menjadi sorotan.
Kepergian Lula Lahfah tentu meninggalkan duka mendalam di hati keluarga dan orang terdekatnya.
Kabar terbaru, kematian Lula Lahfa ini juga masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
Pasca pemakaman sang influencer, polisi mulai memanggil orang-orang terdekat Lula untuk dimintai keterangan.
Salah satunya ada asisten rumah tangga (ART) Lula Lahfah yang bernama Asiah.
Dalam keterangannya, Asiah menuturkan jika dirinya sempat mendengar Lula Lahfah mendengar kesakitan di kamar apartemennya, Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) pada pukul 02.00 WIB.
“Dia pulang malam, sekitar jam 10 malam masuk kamar.
Terus jam 02.00 WIB dini hari, ART mendengar dia kayak kesakitan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dilansir dari Kompas.com.
Asiah baru mengetuk kamar Lula sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Tak mendengar respons, Asiah pun memanggil pihak keamanan apartemen untuk meminta bantuan membukakan pintu kamar Lula.
Sayangnya saat itu pihak keamanan belum bisa membuka kamar karena tidak ada yang bisa menjamin Tindakan pembukaan paksa.
Pembukaan paksa baru bisa dilakukan sore hari, setelah mengantongi izin dari keluarga.
“Sore akhirnya lapor ke sekuriti lagi minta ada keluarga atau orang dekat yang bisa menjamin supaya teknisi atau pihak apartemen mendobrak pintu kamar karena kamar terkunci dari dalam,” tutur Budi.
Selain ART, polisi juga memeriksa sopir dan juga kekasih Lula Lahfah, Reza 'Arap' Oktavian.
Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lulah Lahfa pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB. (*)
Editor : Riana M.