Jawa Pos Radar Lawu - Barang elektronik menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, banyak orang tidak sadar bahwa beberapa perangkat bisa menghabiskan listrik secara diam-diam.
Untungnya, kamu bisa mengetahui apakah barang elektronik boros listrik hanya dengan melihat label dayanya. Yuk, pelajari caranya agar lebih hemat energi dan hemat tagihan bulanan!
Apa Itu Label Daya pada Barang Elektronik?
Label daya adalah informasi tentang konsumsi listrik suatu perangkat, biasanya ditunjukkan dalam satuan watt (W).
Label ini tertera di bagian belakang atau bawah produk, atau tercantum dalam buku manual.
Informasi ini penting untuk memperkirakan biaya listrik yang dibutuhkan saat perangkat digunakan.
Kenapa Harus Tahu Label Daya?
Mengetahui label daya bermanfaat untuk Menghitung perkiraan konsumsi listrik, Memilih barang elektronik, Menyesuaikan kapasitas listrik rumah, Menghindari lonjakan tagihan listrik
Cara Membaca Label Daya Barang Elektronik
1. Cari tulisan "Power" atau "Rated Power"
2. Periksa tegangan (Volt) dan arus (Ampere) Contoh: 220V ~ 2A → Daya = 220 × 2 = 440 watt
3. Perhatikan simbol efisiensi energi (jika ada)
4. Pada beberapa produk, terdapat label hemat energi (bintang/level A–E) dari pemerintah.
5. Cek di buku panduan/manual
Ciri-Ciri Barang Elektronik yang Boros Listrik
Baca Juga: TV Tidak Ada Sinyal Digital? Begini Cara Setting Ulang dengan Cepat dan Mudah
Daya listrik tinggi (>500W) dan digunakan lama
Tidak memiliki mode hemat energi
Sudah tua atau teknologi lama
Tidak ada label efisiensi energi
Pemanas dan pendingin seperti oven, AC, water heater
Mengetahui seberapa besar konsumsi listrik barang elektronik sangatlah penting untuk menghemat energi dan menekan tagihan bulanan.
Dengan cara membaca label daya secara cermat, kamu bisa memilih perangkat yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Jangan ragu cek label sebelum membeli!
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun