Jawa Pos Radar Lawu - Mencuci pakaian termasuk kegiatan sehari-hari yang tidak bisa dihindari oleh siapapun.
Pakaian bersih tentunya menjadi hal yang membanggakan sebab tak hanya tampilan namun juga menjunjung kenyamanan, kesehatan, dan kepercayaan diri.
Nah, untuk mendapatkan hasil cucian yang optimal pemilihan jenis sabun cuci yang tepat perlu diperhatikan.
Dari banyaknya pilihan sabun cuci di pasaran ada dua jenis yang paling umum dipakai yaitu detergen cair dan detergen bubuk.
Meski memiliki fungsi yang sama-sama membersihkan kotoran dan noda pakaian tak sedikit konsumen yang bingung memilih diantara keduanya.
Selain itu, kedua jenis produk ini mempunyai karakteristik, keunggulan, dan kekurangan yang berbeda.
Tak jarang konsumen memilih sabun cair karena dinilai lebih praktis dan tanpa meninggalkan residu.
Lalu, diantaranya memilih sabun bubuk karena daya bersihnya lebih untuk cucian berat dan lebih hemat jika dipakai dalam skala besar.
Dari semua perbedaan ini manakah sabun cuci yang lebih baik? Ataukah penggunaanya harus disesuaikan dengan metode mencuci?
Pemilihan sabun mandi tak terlepas dari jenis kain, tingkat kekotoran, suhu air, hingga tipe mesin cuci yang dipakai.
Jika salah memilih bisa saja berdampak pada noda yang tidak hilang, pakaian lebih cepat rusak, bahkan kulit bisa terkena iritasi.
Inilah dia ulasan dari sabun cuci bubuk dan sabun cuci cair yang bisa kamu jadikan acuan saat hendak membeli produk ini.
1. Sabun Cuci Bubuk atau Detergen Bubuk
Sabun cuci bubuk umumnya lebih kuat dalam mengangkat noda membandel seperti lumpur, keringat, hingga makanan berminyak.
Memiliki kandungan bahan aktif menjadikannya efektif untuk mencuci di air panas atau suhu tinggi.
Lebih terkesan ekonomis dan hemat yang dijual secara luas dan tersedia dalam kemasan besar.
Namun, ada beberapa kekurangan dari sabun cuci bubuk yaitu:
Terkadang meninggalkan residu detergen di pakaian apalagi ketika tidak terbilas secara sempurna.
Saat mencuci secara manual produk ini lebih sulit larut dalam air dingin. Kurang cocok untuk kain halus karena bisa menimbulkan tekstur kasar.
Produk ini sangat cocok digunakan untuk pakaian yang sangat kotor hingga penuh lumpur seperti seragam olahraga.
Pencucian dalam mesin cuci bukaan atas dengan menggunakan air hangat atau panas. Cocok juga untuk cucian dengan jumlah banyak seperti sprei.
2. Sabun Cuci Cair atau Detergen Cair
Detergen cair memiliki beberapa keunggulan seperti di bawah ini:
Lebih mudah larut dalam air sekalipun air dingin hingga hangat. Tidak meninggalkan residu di pakaian. Lebih praktis untuk pra-pengolesan.
Ideal untuk mencuci secara manual hingga mesin cuci front loading. Terasa lembut pada kain menjadikannya cocok untuk pakaian bayi, bahan sensitif seperti wol dan sutra.
Adapun kekurangan dari sabun cuci cair ini antara lain:
Biasanya lebih merogoh kocek dibanding sabun cuci bubuk. Jika pakaian sangat kotor membutuhkan takaran lebih banyak. Kurang efektif jika dipakai dengan air sumur keras.
Produk ini cocok digunakan untuk pakaian sehari-hari seperti baju untuk bekerja dan baju anak.
Ideal untuk noda ringan hingga sedang seperti keringat dan debu. Dan sangat pas ketika digunakan dengan mesin cuci bukaan depan dan mesin otomatis.
Mana yang Lebih Efektif dalam Membersihkan?
Tergantung pada kebutuhan dan jenis noda pada pakaian itu sendiri. Jika dirasa pakaian sangat kotor maka pilihlah detergen bubuk.
Tapi, ketika hendak mencuci pakaian sehari-hari seperti baju anak atau kain dengan bahan lembut sabun cuci cair lebih unggul dan jadi pilihan pas.
Jika menginginkan hasil lebih maksimal dan optimal bisa dengan mengombinasikan keduanya seperti berikut ini:
Gunakan detergen cair untuk bagian kerah dan ketiak dan lanjutkan dengan mencuci secara keseluruhan memakai sabun cuci bubuk. (tasya-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid