Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

3 Cara Menyesuaikan Takaran Air saat Menanak Nasi di Rice Cooker, Biar Pulen Tak Lembek atau Keras!

Ardia Dimas • Senin, 9 Juni 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi takaran air menanak nasi di rice cooker.
Ilustrasi takaran air menanak nasi di rice cooker.

Jawa Pos Radar Madiun – Menanak nasi dengan rice cooker memang terlihat sederhana, tapi tak sedikit orang yang masih kerap gagal mendapatkan tekstur nasi yang ideal.

Masalah paling umum biasanya berkutat pada takaran air yang kurang tepat. Bila air terlalu banyak, nasi akan menjadi lembek dan lengket.

Sebaliknya, jika air terlalu sedikit, hasilnya adalah nasi yang keras dan kurang matang.

Biasanya, terdapat angka seperti 1, 2, atau 3 yang menandakan jumlah cup beras yang dimasukkan.

Jika kamu menanak satu gelas beras, cukup isi air hingga garis angka 1, dan begitu pula seterusnya.

Namun, penting untuk menggunakan gelas ukur bawaan dari rice cooker tersebut, karena volume antara merek satu dan lainnya bisa berbeda.

2. Rasio Standar Air dan Beras

Untuk beras putih biasa, perbandingan umumnya adalah 1 bagian beras banding 1,5 bagian air.

Jika kamu menggunakan beras pulen seperti jasmine rice, cukup 1 banding 1,25.

Sementara untuk beras merah atau beras coklat, takaran air perlu ditambah menjadi sekitar 1 banding 2 karena butuh waktu lebih lama untuk matang sempurna.

Sedangkan untuk beras basmati, cukup dengan rasio 1:1 karena teksturnya memang cenderung pera.

3. Gunakan Ruas Jari Telunjuk 

Ada pula metode tradisional yang masih sering digunakan di banyak dapur Indonesia, yakni dengan menggunakan ruas jari telunjuk.

Setelah beras diratakan dalam panci rice cooker, air ditambahkan hingga permukaannya menyentuh garis pertama ruas jari yang berdiri tegak lurus.

Metode ini cocok untuk memasak 1–2 cup beras dan sangat berguna saat kamu tidak memiliki gelas ukur.

Perlu diingat bahwa setiap jenis beras memiliki karakteristik berbeda dalam menyerap air.

Misalnya, beras pera untuk nasi goreng memerlukan sedikit air agar hasilnya tidak lengket.

Sebaliknya, jika ingin membuat nasi pulen, kamu bisa menambahkan sedikit air lebih banyak dari standar.

Bila kamu menggunakan rice cooker berdaya rendah, proses memasaknya cenderung lebih lama dibandingkan rice cooker biasa.

Maka dari itu, disarankan menambahkan air sekitar 10–15 persen lebih banyak untuk mengimbangi penguapan selama proses pemanasan berlangsung.

Dengan memahami dan menerapkan teknik ini, kamu bisa menghasilkan nasi dengan tekstur yang pas—tidak lembek dan tidak keras.

Takaran air yang tepat bukan hanya membuat masakan lebih nikmat, tetapi juga efisien dan hemat energi, terutama jika menggunakan rice cooker low watt.

(cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#beras #takaran air #menanak #Pulen #nasi #rice cooker