Jawa Pos Radar Lawu – Ngomongin soal liburan, kalian tim gunung atau pantai? Mana yang lebih kalian suka. Eits, ini bukan pertanyaan basi basi. Kepribadian kalian bisa dilihat dari gunung atau pantai loh.
Sudah ada rencana mau liburan ke mana? Gunung atau pantai? Sebelum memilih, kalian tahu nggak ternyata ada study ilmiah yang pernah mempelajari preferensi liburan seseorang.
Melansir dari laman Today, psikolog dari Universitas Virginia, Shigehiro Oishi, bersama rekannya Thomas Talhelm dan Minha Lee, membuat eksperimen untuk meneliti hubungan antara kepribadian dan destinasi wisata favorit menurutu psikologi.
1. Lebih suka liburan ke gunung
Kalau kalian suka liburan naik gunung, kamu cenderung memiliki kepribadian introvert. Kamu menyukai suasana sepi dan keheningan.
Tanjakan, tikungan, jalan sempit memberimu sensasi tersendiri. Keheningan dan jauh dari hiruk pikuk memberimu ketenangan pikiran.
Kamu merasa bebas jadi dirimu sendiri di gunung yang jauh dari perhatian banyak orang.
Penyuka gunung biasanya orang yang romantis. Lebih suka momen-momen intim daripada pesta perayaan.
Mereka yang introvert juga lebih suka membangun percakapan dengan dirinya sendiri.
Mulai dari pertanyaan-pertanyaan receh kenapa pinus dinamakan pinus, kenapa bumi bulat padahal kan bentuk prisma segi 6 lebih estetik, sampai pertanyaan mendalam seperti filsuf modern.
Selain menyukai keheningan, kamu juga suka mengagumi penciptaan.
Baca Juga: Rahasia Bibir Lembab dan Cantik: 5 rekomendasi Tinted Lip Balm yang Wajib Dicoba
Kamu suka mengamati barisan pucuk pohon-pohon yang membentuk garis. Atau bukit, tebing yang ada di hadapanmu.
Tak jarang kamu bisa tenang mendengar gemericik air sungai, suara hewan dalam hutan, dan menghirup napas dalam-dalam menikmati udara gunung.
2. Lebih suka pergi ke pantai
Kalau kamu termasuk orang yang lebih menyukai pantai. Bisa jadi kepribadiamu cenderung ekstrovert.
Kamu suka suasana yang ramai dan berpergian ramai-ramai sama teman.
Jiwa sosialmu tinggi, suka menghabiskan waktu liburanmu dengan banyak orang. Keramaian memberimu energi tersendiri.
Kamu bukan tipe orang yang suka menikmati liburan dengan tidak melakukan apa-apa. Suasana ramai dan meriah membuatmu lebih hidup.
Saat-saat liburan adalah momen yang tepat, kamu adalah tipe yang lebih suka rekreasi daripada introspeksi diri untuk mereset lelah.
Sepi membuatmu merasa murung. Itu kenapa kamu lebih suka mencari keramaian. Suasana yang memberimu semangat dan perasaan senang.
Menemukan pasangan yang sama-sama suka keramaian bisa jadi keberuntungan.
Selain menemukan partner jalan-jalan, kamu juga bisa berbagi berbagai cerita dan kesan bersamanya. Hype yang tidak bisa dirasakan para introvert.
Terlepas dari kepribadian seseorang, liburan adalah wahana mengisi ulang energi manusia. Tinggal sesuaikan mana yang kamu suka. Kalau kamu sendiri, tim gunung atau pantai? (kid)
Editor : Nur Wachid